Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir kembali mendorong perusahaan-perusahaan pelat merah untuk berkolaborasi menanggulangi dampak serta pemulihan korban Gempa Cianjur. Dalam kunjungan ke Posko Medis & Trauma Healing di Cianjur, Erick berharap percepatan pemulihan korban terdampak gempa.
Menteri BUMN Erick Thohir menunjukkan rasa empatinya kepada para korban bencana gempa. Dia juga memberi semangat kepada para pegawai BUMN yang saling bahu-membahu dalam menolong para korban.
"Saya berterima kasih atas kerja kerasnya, atas amanah yang dijaga. Kehadiran di sini adalah untuk memastikan bahwa kita bisa terdepan, kita bisa menjadi satu keluarga besar, dan memberikan solusi bagi masyarakat,” kata Erick di Cianjur.
Adapun, Trauma Healing ini merupakan hasil kolaborasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama PT Bio Farma (Persero), PT Pertamina Bina Medika IHC, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Dalam kolaborasi tersebut khususnya Trauma Healing, BNI dan KAI menyediakan infrastruktur, sarana dan prasarana seperti tempat mainan anak, playground, dan relawan. Sementara itu, Biofarma dan IHC menyediakan obat-obatan, tenaga medis dan mobil ambulans. Keberadaan Posko bertujuan untuk penyembuhan gangguan psikologis seperti kecemasan, panik dan gangguan lainnya akibat bencana gempa di Cianjur.
BNI Dorong Berbagi
Dalam keterangannya, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, perseroan sebagai bank milik negara memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang kesulitan. Melalui program BNI Berbagi perseroan berupaya proaktif terlibat langung membantu negeri, khususnya pada periode-periode sulit seperti saat bencana gempa.
“Kami turut prihatin terhadap para korban terdampak gempa. Kami harap korban dapat cepat kembali pulih dan mulai membangun kembali rumah dan kehidupannya,” katanya.
Fasilitas Trauma Healing dioperasikan di Posko Bersama BUMN di Kampung Berenuk, Desa Limbangasari, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat. Sekurangnya terdapat 250 kepala keluarga yang berada di lokasi tersebut.
Baca Juga: Korban Meninggal Gempa Cianjur Tembus 310 Orang, Erick Thohir: BUMN Siap Bantu
BNI membangun posko trauma healing dengan menyediakan arena bermain anak dan melakukan kegiatan trauma healing bersama kurang lebih 100 anak terdampak dengan menyelenggarakan permainan edukatif, bekerja sama dengan IHC.
Selain itu, BNI juga membagikan hadiah kepada anak-anak berupa makanan ringan dan boneka-boneka. BNI sebelumnya juga telah memberikan sejumlah bantuan darurat, berupa beras, gula, minyak, mie instan, selimut, mukena dan sumur bor untuk akses air bersih.
BNI juga menyiapkan penyaluran bantuan lanjutan berupa air mineral, mie instan, sarden kaleng, minyak, mie gelas, abon, pembalut wanita, dan popok anak.
“Sebagai bagian dari satuan tugas (satgas) bencana BUMN bersama beberapa BUMN lain, BNI bergerak cepat dengan mendirikan beberapa posko guna membantu para korban yang membutuhkan pertolongan medis serta sebagai titik penyaluran bantuan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian
-
Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora
-
Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar
-
Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026
-
1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan
-
Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila