Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk pertama kalinya menggelar LPS Banking Award 2022 sebagai bentuk apresiasi kepada industri perbankan yang turut mendukung, dan berperan aktif dalam memajukan industri keuangan untuk mendorong perekonomian nasional.
"Kondisi perbankan yang sangat baik ini tidak terlepas dari peran serta para pelaku industri perbankan yang menjalankan bisnis dengan baik dan prudent. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada industri perbankan," ujar Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa.
Seperti diketahui, secara umum, perbankan nasional saat ini dalam kondisi yang sangat baik. Salah satu kuncinya adalah level permodalan perbankan nasional yang tebal. Per Oktober 2022, CAR berada pada level 25,09%.
Intermediasi perbankan pada bulan Oktober 2022 juga tumbuh dengan baik, kredit yang tumbuh sebesar 11,9% YoY. Demikian pula Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh stabil pada level 9,4% di periode yang sama.
"Kedua hal tersebut menunjukkan dana dari sektor perbankan secara perlahan telah kembali mengalir ke sektor riil untuk menggerakkan perekonomian," tambahnya.
Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik LPS Priyanto Budi Nugroho menjelaskan, LPS Banking Award 2022 telah dimulai sejak tahap pengumpulan data pada bulan Oktober 2022 silam, tahap penjurian ini adalah penjurian untuk kategori, Bank Teraktif Dalam CSR, Bank Teraktif Dalam Literasi Keuangan masyarakat dan yang terakhir adalah Bank Teraktif dalam praktik Green Banking.
Kemudian, untuk 2 kategori lainnya ditentukan oleh Bank Terbaik Dalam Kepatuhan SCV dan Bank Teraktif Dalam Inisiatif Sosialisasi LPS.
Dewan Juri LPS Banking Award 2022 terdiri dari, Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik (LPS) Priyanto Budi Nugroho, Direktur Utama Infobank Eko B. Supriyanto, Ketua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sutan Emir Hidayat, Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Joko Suyanto, Sekjen Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) Anika Faisal dan Akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Telisa Aulia Felanti.
Pada LPS Banking Award edisi perdana ini didapat para pemenang dari 5 kategori lomba yakni :
Baca Juga: Jangkau Masyarakat Unbanked, Brankas Hadirkan Lisensi Open Source Pertama di Dunia
1. Bank Teraktif Dalam Kegiatan CSR.
- Kelompok Bank BUMN, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
- Kelompok Bank Swasta //PT Bank Central Asia, Tbk.
- Kelompok BPD // PT BPD Jawa Barat dan Banten
- Kelompok Bank Syariah // PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.
2. Bank Teraktif dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat.
- Kelompok Bank BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
- Kelompok Bank Swasta, PT Bank Central Asia, Tbk.
- Kelompok BPD, PT BPD Jawa Barat dan Banten
- Kelompok Bank Syariah, PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.
- Kelompok BPR, PT BPR Lestari Bali.
3. Bank Teraktif dalam Praktik Green Banking.
- Kelompok Bank BUMN, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
- Kelompok Bank Swasta //PT Bank HSBC Indonesia.
- Kelompok Bank Syariah, PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan