Suara.com - PermataBank menyelenggarakan talkshow bertema 'Leading With Style' dengan menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak sebagai narasumber.
Talkshow yang diselenggarakan di The Ritz-Carlton Hotel itu, membahas sejumlah gaya kepemimpinan dan juga keresahan-keresahan yang dirasakan generasi milenial dalam menghadapi perubahan zaman.
"Saya melihat kerisauan anak muda, masa depannya seperti apa dan mereka berharap ada leader dari daerah yang menginspirasi bisa memberikan solusi. Mereka ingin mendapatkan satu ruang yang paling merepresentasikan perhatian. Kedua, mereka butuh akses. Ketiga gaya komunikasi mereka tidak suka yang formal," kata Ganjar usai acara.
Ganjar menjelaskan, dewasa ini para pejabat pemerintahan maupun pemimpin harus sensitif terhadap apa yang diinginkan masyarakat, termasuk kalangan generasi milenial yang telah melek teknologi sejak dini.
Dalam sesi pertanyaan yang diajukan salah satu penanya anak muda kepada Ganjar, disebutkan bahwa generasi milenial hari ini hidup dalam zaman serba instan, namun mereka juga dituntut untuk menyesuaikan cara kepemimpinan yang terlalu formal dan terkesan konvensional.
Ganjar yang selama ini dikenal sebagai pemimpin berjiwa muda dan mampu menjangkau kalangan milenial itu pun menjawab dengan tegas, bahwa pemimpin harus mampu menyerap aspirasi anak muda dengan baik agar lahir enterpreneur muda, salah satunya melalui kebijakan berdasarkan apa yang disuarakan generasi milenial.
"Itu adalah tren-tren hari ini yang pemerintah seperti saya punya kepekaan terhadap itu. Bahwa dunia ini sudah berubah, maka cara membuat program, cara memfasilitasi pun harus menyesuaikan pada mereka. Mereka butuh didekati dari ide-idenya dan pemerintah membuat kebijakan publik berdasarkan apa yang disuarakan mereka," jelas Ganjar.
Upaya yang telah dilakukan Ganjar dalam menyerap aspirasi generasi milenial telah dibuktikan dengan adanya belasan Hetero Space yang digagas Ganjar di Jawa Tengah. Hetero Space adalah ruang atau wadah bagi anak muda yang ingin berkarya, berinovasi dan menunjujukkan talenta lainnya untuk ditunjukkan ke publik.
Ganjar mengharapkan, semakin banyak aspirasi yang terserap serta fasilitas yang disediakan pemerintah untuk anak muda, maka lahirnya generasi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud dengan mudah.
Baca Juga: Cerita Soal Awal Karir Politiknya, Ganjar Sempat Ogah Masuk Golkar dan PPP, Akhirnya Pilih PDI
"Mereka hanya butuh ruang dan kesempatan kok, kalau mereka kita fasilitasi maka mereka akan berlari kencang. Maka 2045 akan muncul anak muda dengan enterpreneur yang spiritnya hebat, kemauan tinggi dan selalu inovatif karena zamannya kan juga berubah," ucap Ganjar.
Berita Terkait
-
Cerita Soal Awal Karir Politiknya, Ganjar Sempat Ogah Masuk Golkar dan PPP, Akhirnya Pilih PDI
-
Ditanya Jika Jadi Presiden di 2024 Bakal Teruskan Legacy Jokowi Atau Tidak, Ganjar: Nanti Saya Jawab
-
Tanggapi Pertanyaan Fansnya, Ganjar: Gegara Ucapan Presiden, Semua Orang Wajahnya Berkerut Rambutnya Putih
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
Terkini
-
Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Hashim: 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Sepihak Satgas PKH Bisa Ajukan Keberatan
-
Inflasi Januari 2026 Tembus 3,55 Persen, Airlangga Bilang Begini
-
4 Kriteria Market MSCI, Bursa Saham Indonesia Termasuk Mana?
-
Purbaya Sebut Prabowo Tak Cawe-cawe soal Calon Ketua OJK
-
Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah
-
OJK Siap Koreksi Target IPO Usai Free Float Naik 15 Persen
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?