Suara.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri), perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia, meraih penghargaan Platinum sebagai penghargaan tertinggi dalam SNI Award Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN).
Penghargaan di kategori Organisasi Besar Barang Sektor Kimia, Farmasi, Tekstil dan Pertambangan ini dianugerahkan kepada Chandra Asri karena Perusahaan dinilai konsisten menunjukkan komitmennya dalam menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mutu dan standar produknya.
Dalam operasional bisnisnya, Chandra Asri menjalankan pengendalian mutu yang ketat untuk menjamin proses produksi dan kualitas produk yang dihasilkan selalu berada pada performa terbaiknya. Perusahaan juga secara proaktif menjalankan kepatuhan terhadap Manajemen Sistem, baik yang dipersyaratkan maupun yang sifatnya sukarela.
“Sebagai pemimpin pasar dalam industri petrokimia nasional, penting bagi Chandra Asri untuk selalu memastikan mutu dan kualitas produk sesuai dengan SNI untuk memenuhi kebutuhan domestik dengan produk terbaik. Kami terus menjaga komitmen kami dalam meningkatkan kinerja dan performa kepemimpinan untuk selalu fokus pada pelanggan, pengembangan sumber daya, serta pengelolaan produk dan hasil bisnis Perusahaan. Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa menjalankan sistem manajemen operasional yang andal dengan menginterasikan nilai Environment, Social, Governance (ESG) guna menciptakan proses bisnis yang lebih berkelanjutan.” kata Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri, Edi Rivai.
Di tahun ini, Chandra Asri juga telah mengantongi mengantongi sertifikasi SNI 8887:2020, sebuah standar bagi bahan baku aplikasi pipa gas untuk produk jenis High Density Polypropylene (HDPE), Asrene®SP4808. Adanya produk SNI Chandra Asri akan memudahkan konsumen dalam memilih produk berkualitas yang aman bagi kesehatan dan lingkungan.
Ke depannya, Chandra Asri juga akan mengajukan SNI Wajib bagi produk bahan baku dan barang jadi plastik.
SNI Award 2022 merupakan penghargaan yang diberikan Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang dimulai sejak 2005. Ajang ini telah dicanangkan menjadi The National Quality Award of Indonesia.
Proses penilaian SNI Award dilakukan secara ketat dan proses yang cukup panjang, yaitu selama kurang lebih dalam kurun waktu setahun oleh tim evaluator yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya dan ditetapkan oleh dewan juri.
SNI Award merupakan penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Indonesia bagi organisasi yang menerapkan SNI secara konsisten, berkinerja tinggi, memiliki kemampuan mengelola dinamika perubahan dan melakukan transformasi yang diperlukan secara tepat.
Baca Juga: Terapkan ESG dalam Bisnis, KPI Siap Jadi Perusahaan Kilang dan Petrokimia Skala Global
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
BEI Jatuhkan 294 Sanksi ke 142 Emiten pada Januari 2026, Mayoritas Gara-gara Ini
-
BPS: Impor Migas Masih Dominan di Awal Tahun, Melonjak 27,52%
-
BPKH Tuntaskan 95,69 Persen Rekomendasi BPK Sepanjang 2025
-
Jaga Kepercayaan Publik, 1.647 SPBU Pertamina Diperketat Pengawasan Mutunya
-
Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang
-
Harga Bitcoin Goyang di Awal Ramadan, Fenomena Musiman atau Sekadar Spekulasi?
-
Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM
-
NICE Kantongi Izin Pameran Bebas Pajak dan Bea Masuk
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Naik Drastis Efek Perang di Timur Tengah
-
Jaga Harga Bahan Pokok, BI Perkuat Kredit Pangan Jelang Idulfitri