Suara.com - Sebanyak 1.500 emak-emak pendukung Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Mak Ganjar DKI Jakarta menggelorakan apresiasi 'Ganjar Presiden 2024' di Balai Warga Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
Dukungan itu disampaikan saat kegiatan Doa untuk Indonesia bertajuk 'Damai untuk Negeri' yang diadakan untuk mendoakan bangsa Indonesia agar memiliki figur pemimpin yang adil, jujur dan merakyat pada Pilpres 2024 mendatang.
Ketua Mak Ganjar DKI Jakarta, Evi Nafisah menyebutkan, figur pemimpin yang diinginkan masyarakat Indonesia saat ini, khususnya kalangan emak-emak adalah Ganjar Pranowo yang dinilai paling layak untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Kami dukung beliau karena sosoknya sangat sederhana, tidak macam-macam, bersih dari korupsi, setiap jejak dan program beliau terkenal dan diketahui oleh banyak masyarakat. Apalagi di polling survei Pak Ganjar ini kan selalu berada di posisi teratas," ujar Evi.
Ganjar memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan emak-emak. Selain ciri khas rambut putihnya, Ganjar juga telah membuat sejumlah kebijakan dan program untuk menyejahterakan perempuan. Antara lain Kartu Jateng Sejahtera yang ditujukan untuk ibu rumah tangga, Kredit Mitra Jateng 25 untuk membantu akses permodalan usaha masyarakat.
Tak hanya itu, Lapak Ganjar yang menjadi program favorit emak-emak juga masih terus dijalankan Ganjar untuk membantu UMKM daerah. Bahkan, Lapak Ganjar kini disebut-sebut berpotensi menjadi program nasional karena telah membantu banyak UMKM masyarakat.
"Pak Ganjar itu sangat tulus dalam bekerja, cara berpikirnya dan cara berjuanganya. Beliau juga sangat dekat dengan rakyat, apalagi emak-emak dan beliau selalu turun langsung ke bawah. Karena hari ini kita berdoa agar perjuangan kita dilancarkan, selalu diberkahi dan didukung oleh masyarakat banyak, itulah intinya," jelas Evi.
Lebih lanjut, salah satu relawan Mak Ganjar bernama Yani Maria mengaku sangat antusias mengikuti acara tersebut lantaran dirinya begitu mengidolakan sosok Ganjar Pranowo. Ia pun senang menjadi bagian dari perjuangan Mak Ganjar dalam mendukung Ganjar menjadi Presiden 2024.
Yani yang juga pendatang di Jakarta dan berasal dari Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mengaku sangat bangga memiliki gubernur yang paling berpotensi menjadi Presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.
Menurut dia, Ganjar merupakan sosok pemimpin yang pintar, luwes, bersahaja dan juga merakyat kepada seluruh kalangan kelas masyarakat tanpa pandang bulu. Ia pun yakin, masyarakat yang lainnya, khususnya emak-emak juga menginginkan Ganjar menjadi Presiden 2024.
"Saya suka sekali dengan acara ini dan ini yang kami tunggu-tunggu. Hari ini ada di wilayah kami dan tempatnya di depan rumah saya. Beliau sosok yang sangat luar biasa. Sejak beliau jadi gubernur periode pertama dan sekarang sudah dua periode, saya sudah sangat bangga dengan beliau. Karena Pak Ganjar sangat pintar, luwes, familiar, ramah dan merakyat," ungkap Yani.
Yani menambahkan, dibawah kepemimpinan Ganjar, kelak Indonesia bisa jadi negara maju seiring berkembangnya Ibu Kota Negara (IKN). Keoptimisannya itu didukung dengan melihat kinerja dan prestasi Ganjar memimpin Jawa Tengah selama dua periode.
"Mudah-mudahan Pak Ganjar jika terpilih menjadi Presiden tetap sama. Tetap bersahaja, ramah dan merakyat. Lalu lanjutkan perjuangan IKN agar Indonesia dalam seratus tahun ke depan menjadi Indonesia yang hebat, melebihi negara-negara lainnya," ucap Yani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu