Suara.com - Mak Ganjar menggelar Program 'Petik Masak' di Ciracas, Jakarta Timur. Mereka mendatangi rumah-rumah warga dan memberikan 500 pohon cabai lengkap dengan media tanam, pot dan bibit cabai.
Ketua Mak Ganjar DKI, Evi Navysah mengatakan, kegiatan ini sebagai antisipasi untuk menghadapi harga pangan yang diprediksi melonjak jelang natal dan tahun baru.
"Ini kita bagikan secara gratis karena menjelang tahun baru itu harga cabai pasti akan melonjak," kata Evi.
Evi menambahkan, warga juga diberikan pelatihan dan pendampingan untuk menanam cabai. Ia berharap warga bisa mengembangkan batuan dari Mak Ganjar secara mandiri.
"Program 'Petik Masak' ini adalah kelanjutan dari pembagian 24.000 pohon cabai yang kita bagikan se-DKI Jakarta," ujarnya.
Warga Ciracas menyambut antusias Program yang dijalankan Relawan Ganjar Pranowo ini. Salah satu warga, Feli menerangkan 'Petik Masak' jadi solusi tepat untuk menghadapi kenaikan harga pangan.
"Ini sangat bermanfaat dibagikan ke warga-warga apalagi jelas natal tahun baru pasti harga cabai melambung tinggi," kata Feli.
Feli menambahkan, ia turut mendapat respon positif saat ikut membagikan pohon cabai bersama Mak Ganjar.
"Tadi kita door to door, kita juga ngasih ke ibu penjual gorengan, dia senang banget karena cabai itu kan kepake banget, semoga berkah dan bermanfaat, bisa mengurangi pengeluaran dia dan menambah penghasilan," terang Feli.
Baca Juga: Jelang Nataru Harga Bahan Pokok Makin Mencekik, Cabai Rawit Makin Pedas
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai