Suara.com - Ternyata uang koin Indonesia pernah jadi saksi bisu final Piala Dunia, peristiwa tersebut terjadi pada gelaran final tahun 1974.
Hal tersebut diketahui dari unggahan akun resmi Instagram milik Museum Bank Indonesia (BI) yang dikutip Jumat (16/12/2022).
Waktu itu, final pertandingan Piala Dunia mempertemukan Jerman Barat dan Belanda. Jack Taylor yang menjadi wasit utama dalam pertandingan itu lantas memilih uang koin rupiah pecahan Rp2.000 untuk mengundi negara mana yang akan pertama kali mendapatkan bola pada pertandingan tersebut.
Berdasarkan informasi dari akun tersebut alasan utama Jack Taylor menggunakan uang koin asal Indonesia ini karena dirinya yang sangat menyukai gambar pada kedua sisi koin.
Diketahui uang koin itu memiliki gambar yang menarik di kedua sisinya, yaitu gambar Macan Jawa di bagian depan dan gambar Garuda dengan teks Bank Indonesia di bagian belakang.
Tidak hanya memiliki gambar yang menarik, ternyata koin ini juga memiliki nilai yang cukup penting. Sebab saat itu uang koin kuno Macan Jawa ini pernah dijual dan dana penjualan koin tersebut digunakan untuk penyelamatan satwa langka di Indonesia.
Karena hal itulah uang koin kuno Macan Jawa ini diterbitkan dalam seri khusus cagar alam bersamaan dengan beberapa koin lainnya.
Tak hanya itu disebutkan pula bahwa pembuatan/pencetakannya uang koin tersebut melibatkan Royal Mint, sebuah perusahaan percetakan koin dan medali Kerajaan Inggris yang saat itu digadang-gadang sebagai perusahaan percetakan koin dan medali terbaik di dunia.
Baca Juga: Seberapa "Killer" Szymon Marciniak, Wasit Final Piala Dunia? Statistik Jumlah Kartu yang Dikeluarkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik