Suara.com - Orang Muda Ganjar (OMG) Yogyakarta melaksanakan Pagelaran Budaya dan Uji Kompetensi di kawasan Wisata Telaga Jonge, Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Koordinator Wilayah OMG Yogyakarta, Muhammad Yusuf Radhika mengatakan, kegiatan ini bertujuan menginspirasi anak-anak muda agar tetap menjaga dan melestarikan seni dan budaya daerah. Tak disangka, gelaran acara tersebut mendapat respon positif dari masyarakat dari berbagai kalangan dan kelompok usia.
"Momen ini merupakan komitmen kami untuk memberikan wadah berkreasi, memberi ruang pada seluruh kalangan untuk mengasah keterampilan, baik di bidang seni ataupun budaya," ucap Yusuf di lokasi.
Untuk melakukan uji kompetensi tari, OMG menggaet dua sanggar seni, yakni Sanggar Turonggo Srikandi Pinilih dan Sanggar Satrio Kencono. Para peserta pun tentunya sudah memiliki pengalaman dan mengimplementasikan kebolehannya melalui pertunjukan tari.
Terdapat beberapa aspek penilaian dari gerak tari. Pertama, rogo atau teknik yang dibawa oleh peserta. Kedua, ketepatan iromo atau irama dengan musik. Ketiga, wiriso atau kesesuaian tema tari dengan ekspresi penari atau mimik wajah.
Sembari dilakukan proses penghitungan nilai, dilakukan Pentas Seni Jathilan; sebuah kesenian yang menyatukan antara unsur gerakan tari dengan magis. Kesenian ini dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan terbuat dari anyaman bambu atau kepang. Pentas Seni Jathilan ini dilakukan sebanyak 4 babak oleh kedua sanggar seni tersebut.
"Kami memang mengundang sanggar seni yang sudah profesional dalam mengasah dan mempertahankan kemampuan para penari. Para peserta yang dinyatakan lulus akan mendapat sertifikat kelayakan atau kelulusan atas apa yang telah mereka lakukan," jelas Yusuf.
Yusuf mengapresiasi seluruh peserta yang hadir, dan mengucapkan selamat kepada para peserta uji kompetensi yang telah lulus. Dari uji kompetensi ini, Yusuf berharap dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi seluruh kalangan, khususnya anak-anak muda.
"Terima kasih kepada seluruh peserta yang begitu bersemangat dan antusias dalam acara ini. Semoga bisa menularkan semangat buat masyarakat yang lain, agar semakin banyak yang mau melestarikan budaya kita, khusus anak-anak muda," tutup Yusuf.
Baca Juga: Kenali Bagaimana Kesempatan Kerja dan Prospek Jurusan Desain Interior
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram
-
Harga Bitcoin dan Kurs Dolar AS Mulai Berseberangan, Anomali Tahun Ini Berlanjut?
-
Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Awal Ramadan Saatnya Borong?
-
IHSG Diramal Menghijau Usai Libur Panjang, Cek Rekomendasi Saham Ini
-
Update Tarif Listrik Selama Ramadan dan Lebaran 2026
-
Jadwal Pencairan THR bagi PNS, Polisi, TNI, dan Pekerja Swasta
-
Deretan Saham yang Diprediksi Menguat saat Ramadan
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
-
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini