Suara.com - Dinas Perhubungan Sleman berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Sleman akan menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas di beberapa titik pada Sabtu (32/12) atau menjelang Malam Tahun Baru 2023.
"Diperlukan upaya untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas pada masa libur akhir tahun ini, terlebih saat malam pergantian tahun," kata Kepala Dishub Kabupaten Sleman Arip Pramana, Jumat (30/12/2022).
Ia menyebut, rekayasa lalu lintas tersebut akan diberlakukan pada beberapa tempat yang berpotensi "crowded" yaitu di daerah Tempel, Lapangan Denggung, Bundaran Jombor, Gamping, dan Jalan Adisucipto.
"Selain itu di simpang tiga UIN, simpang tiga Janti, simpang tiga Prambanan, serta jalur jalan menuju destinasi Taman Tebing Breksi dan Obelix Hills," kata dia.
Ia mengatakan, Polresta Sleman juga sudah menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan di beberapa wilayah yaitu, Pos Yan Kaliurang, Pos PAM Tempel, Pos PAM Gamping, Pos Terpadu Amplaz, dan Pos PAM Prambanan.
"Pola pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan di masing-masing titik, yakni manajemen rekayasa lalu lintas Tempel, apabila terjadi kemacetan/antrean dari arah Magelang, maka arus dialihkan menuju jalan alternatif ke arah timur ruas Tempel-Pakem-Cangkringan-Prambanan, sedangkan ke arah barat melalui jalan alternatif Tempel-Godean-Klangon," katanya, dikutip dari Antara.
Selanjutnya, manajemen rekayasa lalu lintas Lapangan Denggung, arus di area simpang empat Pengadilan Negeri Sleman dari arah barat, dialihkan ke arah utara menuju Jalan Merbabu, dan ke arah selatan menuju simpang empat Kronggahan Kecil.
"Apabila terjadi kepadatan arus di seputar Lapangan Denggung Jalan Magelang, Jalan KRT Pringgodiningrat, arus lalin dari arah selatan dialihkan menuju Jalan PJKA," katanya.
Arip mengatakan, untuk manajemen rekayasa lalu lintas Bundaran Jombor apabila terjadi kepadatan di seputar Jogja City Mall (JCM), maka arus yang akan keluar dari JCM dipecah melalui pintu depan dan pintu belakang JCM. "Arus dari arah selatan bundaran Jombor dialihkan ke barat menuju simpang empat Kronggahan," katanya.
Baca Juga: Mengenal Mini Zoo Jogja Exotarium, Wisata Edukasi Hits di Jogja
Sementara itu untuk manajemen rekayasa lalu lintas Gamping, pada saat terjadi kepadatan arus lalin keluar dan masuk Yogyakarta, maka diberlakukan pengaturan manual selektif prioritas, arus lalin lajur kiri yang menuju Jalan Siliwangi dialirkan terus tidak mengikuti trafick.
"Alternatif lain dengan mengalihkan arus lalin ke arah Ringroad Selatan di simpang tiga Gamping," katanya.
Selanjutnya manajemen rekayasa lalu lintas Jalan Adisucipto dilakukan dengan pengaturan lalu lintas secara manual (penarikan arus) dengan manajemen trafick dan buka tutup "turn, di sepanjang jalan ploting personel di simpang 3 UIN, u-turn Gajah Uwong, u-turn Sriwedari, u-turn McD, u-turn PU.
Ia mengatakan, untuk manajemen rekayasa lalu lintas Taman Tebing Breksi dan Obelix Hills di Prambanan, yakni untuk Tebing Breksi guna pencegahan laka lantas akan dilaksanakan pemasangan spanduk beserta imbauan kepada para pengemudi untuk penggunaan gigi 1 saat turun dari Tebing Breksi.
"Untuk Obelix Hills, jalur ke arah Obelix Hills hanya mampu dilalui oleh mobil ringan sehingga kami menekankan kepada para pengelola bus besar hanya boleh sampai tempat shuttle di Jalan Pereng," katanya.
Pengaturan rekayasa arus lalin yaitu kendaraan ringan yang akan menuju ke Obelix Hills disediakan mellaui jalur Jalan Candi Ijo-Tebing Breksi-Obelix.
Berita Terkait
-
Jelang Malam Pergantian Tahun, BNN Bandung Barat Pantau Daerah Rawan Peredaran Narkoba
-
Deretan Tempat di Jakarta yang Bisa Kamu Kunjungi Saat Pergantian Tahun Baru
-
10 Wisata Kuliner Malam Paling Viral di Bandung, Penawar Lapar Saat Rayakan Tahun Baru, Harga Termurah!
-
Jelang Pemilu 2024, Hampir 70 Persen Warga Jogja Pesimis Praktik Politik Uang Bakal Hilang
-
Mengenal Mini Zoo Jogja Exotarium, Wisata Edukasi Hits di Jogja
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik