Suara.com - Berita tentang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tampaknya akan selalu menjadi topik yang sering diangkat sepanjang tahun 2023. Tahun yang disebut banyak pihak sebagai tahun terjadinya kemunduran ekonomi atau resesi.
Paling anyar dan paling heboh adalah soal kabar perusahaan E-commerce terbesar dunia Amazon yang mengumumkan akan melakukan PHK terbesar sepanjang sejarah. Perusahaan yang terletak di Silicon Valley tersebut berencana memutus kontrak 18 ribu karyawan.
Mengutip CNN, Selasa (10/1/2023) sesaat sebelum perayaan Thanksgiving, CEO Amazon Andy Jassy mengkonfirmasi rumor bahwa PHK telah dimulai.
Pada hari Rabu pekan lalu, Jassy memberikan pembaruan serius pada ulasan itu, dimana Amazon akan memangkas lebih dari 18.000 pekerja, hampir dua kali lipat dari angka 10.000 yang sebelumnya dilaporkan dan menandai jumlah PHK tertinggi dari perusahaan teknologi mana pun di dunia.
Kondisi memburuknya situasi ekonomi dimulai ketika paruh kedua tahun 2022 lalu, kala itu sejumlah perusahaan teknologi macam Amazon telah memulai menghentikan perekrutan karyawan baru, bahkan mulai melakukan PHK secara kecil-kecilan.
Nah, pada tahun 2023 ini kondisi ekonomi diprediksi makin memburuk dan membuat sejumlah perusahaan teknologi makin kesulitan menghadapi gentingnya situasi ekonomi.
Pada hari yang sama setelah Amazon mengumumkan PHK, perusahaan yang berlokasi sama di Silicon Valley, cloud-computing Salesforce juga telah memberhentikan sekitar 10% stafnya angka yang dengan mudah mencapai ribuan pekerja dan outlet berbagi video Vimeo mengatakan telah memangkas 11 persen dari tenaga kerjanya.
Keesokan harinya, platform mode digital Stitch Fix mengatakan berencana untuk memangkas 20% staf bergajinya, setelah memangkas 15% staf bergaji tahun lalu .
Baca Juga: Lebih dari 3.000 Karyawan Goldman Sachs Group Terancam PHK Massal
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat