Suara.com - Relawan Kiyai Muda Jawa Timur (Jatim) membangun sumur bor beserta fasilitas tempat wudhu di Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah (Madin) Ainul Karim, Desa Sambong, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.
"Nanti insyaallah bisa bermanfaat untuk pesantren, madrasah diniyah, TPQ, dan warga-masyarakat sekitar," kata Koordinator Wilayah Kiyai Muda Jatim, Ali Baidlowi.
Ali mengatakan, Kiyai Muda Jatim membangun dua fasilitas tersebut untuk mengatasi persoalan air di Desa Sambong. Pasalnya, selama ini warga setempat kesulitan mendapatkan air di musim kemarau maupun hujan.
"Di wilayah sini sumber air sangat sulit. Musim kemarau sulit, musim hujan pun juga luar biasa sulitnya. Selama ini biasanya kalau musim kemarau, kalau tidak mengandalkan air hujan, itu biasanya ngambil air di sumber air yang jaraknya bisa dua hingga empat kilometer," katanya.
Tak hanya kekurangan air, kata Ali, pesantren setempat sebelumnya juga tidak memiliki tempat wudhu sendiri. Melalui bantuan yang diberikan Kiyai Muda Jatim, Ali berharap kehidupan sehari-hari masyarakat semakin mudah.
"Kelancaran kehidupan pesantren. Artinya kegiatan-kegiatan di pesantren atau kegiatan warga itu bisa makin lancar karena waktu yang terbuang untuk mencari air akan lebih mudah karena sumber air lebih dekat," katanya.
Ali mengatakan, pihaknya akan terus menebar manfaat kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial. Seperti sunatan massal, pengobatan massal, renovasi pesantren, hingga festival kuliner.
"Kemudian kami juga akan melakukan kegiatan seminar dan pelatihan UMKM. Insyaallah kami adakan di Bojonegoro dan juga nanti di Jember sana, kami akan melakukan pengobatan massal Kiyai Muda Jawa Timur," kata Ali.
Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Ainul Karim, Abdul Karim berterima kasih kepada relawan Kiyai Muda Jatim.
Baca Juga: Air Sungai Batu Busuak Padang Meluap, Seorang Warga Dilaporkan Hanyut Terseret Arus
Abdul mengatakan, sumur bor dan tempat wudhu itu akan dimanfaatkan para santri dan masyarakat umum.
"Alhamdulillah sekali sumur bor ini bermanfaat untuk kebutuhan air sehari-hari di pondok sini. Alhamdulillah kebutuhan menjadi tercukupi untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan wudhu. Masyarakat sekitar juga bisa merasakan," kata Abdul.
Abdul berharap, bantuan-bantuan seperti ini bisa terus ditebarkan ke wilayah-wilayah lain yang membutuhkan. Abdul pun mendoakan kesehatan relawan Kyai Muda Jatim yang telah memenuhi kebutuhan pesantren di Desa Sambong tersebut.
Pada kesempatan itu, Kiyai Muda Jatim juga menggelar doa bersama untuk kebaikan Indonesia. Dalam doa itu, mereka memohon agar Indonesia diberi kemakmuran dan kepemimpinan terbaik di 2024 mendatang. Mereka meyakini sosok itu adalah Ganjar Pranowo.
"Program-program seperti ini yang sangat bermanfaat untuk masyarakat dikembangkan lagi, di luaskan lagi. Semoga relawan kiai muda, apa yang diinginkan, apa yang dihajatkan dikabulkan. Semangat selalu Kiyai Muda Jawa Timur," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan
-
OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah
-
Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara
-
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
-
7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang
-
Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang
-
Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal
-
Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah
-
Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas
-
Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya