Bisnis / Keuangan
Kamis, 02 Februari 2023 | 15:35 WIB
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Suara.com - Harga emas dunia memperpanjang kenaikan harga pada hari Kamis (2/2/2023) untuk menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sembilan bulan setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot menguat 0,3% menjadi USD1.955,72 per ons pada pukul 14.08 WIB, setelah mencapai level tertinggi sejak April 2022 di awal sesi.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat melonjak 1,3% menjadi USD1.956,20 per ons.
The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga seperempat poin persentase, Rabu, setelah satu tahun kenaikan yang lebih besar.

Namun, Powell memperingatkan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut sambil mencatat kemajuan disinflasi, yang menurutnya masih dalam tahap awal.

"Meski Powell mengatakan kenaikan suku bunga mungkin berlanjut, pasar memperkirakan the Fed tidak akan drastis lagi, yang mendukung emas. Namun, kita akan segera melihat beberapa aksi ambil keuntungan dan emas terus menghadapi resistance di level USD1.960," kata Brian Lan, Managing Director GoldSilver Central.

"Ke depan, trader akan fokus pada data ekonomi dan komentar pejabat the Fed untuk arahan lebih lanjut.

Emas cenderung menguntungkan dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah, karena mengurangi opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

"Jika ada lebih banyak tanda-tanda perlambatan ekonomi Amerika dan the Fed terus menurunkan suku bunga, permintaan investor untuk emas akan meningkat," kata Caesar Bryan, Manajer Portofolio Gabelli Gold Fund.

Baca Juga: Produksi Emas Antam Sepanjang Tahun Lalu Anjlok 24,8 Persen

Load More