Suara.com - Dalam salah satu kunjungan kerjanya di Pontianak, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa pemerataan ekonomi menjadi salah satu prioritas pemerintah, di mana Kalimantan Barat (Kalbar) berpotensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyatakan siap mendukung inisiasi strategis pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia lewat optimalisasi pemberdayaan UMKM dan ultra mikro. Menurutnya, masyarakat Kalimantan Barat memang punya peluang besar untuk terus didorong menjadi wirausahawan. Karena sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Agustus tahun 2019, lapangan pekerjaan utama masyarakat Kalbar adalah pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan.
“Petani kalau diberikan pendampingan bisa menjual tidak hanya beras atau sayur mentah, tetapi kreasi olahan lain yang punya nilai jual lebih tinggi. Ini bisa meningkatkan pendapatan mereka. Dan kalau usahanya besar bisa membuka lapangan kerja baru,” jelas Arief.
Pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha masyarakat menjadi salah satu strategi PNM untuk peningkatan dan pemerataan perekonomian. Lewat Account Officer (AO), PNM memberikan bantuan modal usaha dan pelatihan usaha sesuai klasterisasi. Arief menilai puteri daerah yang direkrut sebagai AO PNM lebih mudah membaur dan melakukan pendekatan dengan masyarakat. “AO ini isinya perempuan hebat, masih muda dan gesit mengarungi medan sulit sekali pun demi menjangkau nasabah. Ini semangat generasi muda yang patut dicontoh,” tambahnya.
Salah satu AO inspiratif yang punya semangat tinggi di wilayah Kalimantan Barat Bernama Abel Ratnasari. Setelah lulus dari sekolah tingkat menengah atas, Abel bergabung menjadi AO PNM Mekaar untuk memberdayakan ibu-ibu prasejahtera di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Mengelola 324 nasabah, Abel merasa terpacu untuk membantu mereka mencapai taraf kesejahteraan. Terlebih akses menuju lokasi nasabah yang masih minim perbaikan. “Kondisi jalan rusak jadi makanan sehari-hari di sini. Apalagi yang jauh dari perkotaan, jalannya bukan aspal, tapi tanah kuning dan banjir, ya sudah biasa,” jelasnya.
Namun kondisi tersebut justru yang membuat Abel terus berjuang pantang menyerah. Baginya, semakin medan yang dihadapi menantang, rasa syukur bisa membantu ekonomi para ibu pengusaha ultra mikro di pelosok semakin ia rasakan. Karena apa yang dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Mempawah setiap harinya lebih berat. “Tidak mudah menjadi mereka, bisa bertahan dengan kondisi jalan seperti itu. Kalau ada yang mendatangi mereka sangat senang, makanya saya malu kalau belum apa-apa sudah mau menyerah,” tambah Abel.
Abel berharap kehadirannya memperkenalkan PNM Mekaar di daerah asalnya ini bisa mendorong kemajuan dan pemerataan ekonomi di Indonesia. “Dari 324 nasabah kelolaan saya mayoritas berladang, petani padi atau jagung. Semoga dengan hadirnya PNM di pelosok mereka bisa berkembang dan membuka lapangan pekerjaan bagi tetangga sekitar,” tutup Abel.
Sebagai informasi, hingga 31 Januari 2023 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 208,35 T kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 14.128.133 juta Nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.551 kantor layanan PNM Mekaar dan 705 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 513 Kabupaten/Kota, dan 6.657 Kecamatan.
Baca Juga: Program BUMN Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Banyuwangi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak