Suara.com - Bandara Kertajati bakal melayani penerbangan haji tahun 2023. Hal ini setelah melalui peninjauan oleh Tim General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi pada 15 Februari 2023.
Setelah ditinjau, Bandara Kertajati telah memenuhi persyaratan standar pelayanan penerbangan haji.
Kesiapan Bandara Kertajati menjadi bandara embarkasi haji ini melalui pemenuhan standar aspek keamanan dan keselamatan penerbangan, aspek pelayanan serta aspek lainnya seperti pelayanan keimigrasian, kepabeanan dan kekarantinaan (Custom, Imigration and Quarantine/CIQ).
"Tim GACA telah melakukan peninjauan kesiapan layanan Bandara Kertajati untuk penerbangan haji, dan sejumlah persyaratan yang diminta telah memenuhi standar. Selanjutnya GACA akan mengirimkan surat clearance kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub sebagai bukti hasil peninjauan dan pengamatan langsung ke Bandara Kertajati," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni dalam keterangan di Jakarta, Minggu (19/2/2023).
Setelah Kementerian Perhubungan menerima surat clearance, dapat dipastikan musim haji tahun 2023 ini masyarakat Jawa Barat bisa berangkat haji melalui Bandara Kertajati.
"Tentunya akan menjadi suatu kebanggaan bagi calon jamaah haji yang berasal dari Jawa Barat dan sekitarnya dapat berangkat melalui Bandara Kertajati, karena dapat menghemat waktu dan tidak perlu jauh-jauh menempuh jalur darat ke Bandara Soekarno Hatta," imbuh dia.
Kehadiran Tim GACA yang didampingi Atase Republik Indonesia di Jeddah disambut oleh perwakilan dari direktorat teknis Ditjen Perhubungan Udara, Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), PT Angkasa Pura II, beserta perwakilan instansi yang membidangi CIQ, pemerintah daerah dan instansi yang membidangi pelaksanaan ibadah Haji, untuk melakukan pengecekan dan melihat langsung kesiapan fasilitas di bandara sehingga aspek pelayanan telah terpenuhi.
"Saya minta semua stakeholder penerbangan yang terlibat dalam persiapan penerbangan haji menjalankan pelayanan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, sehingga penyelenggaraan penerbangan haji yang tinggal beberapa bulan dapat terselenggara dengan baik," kata dia.
Baca Juga: Sepi Bak Kuburan, Bandara Kertajati Siap Dijual ke Asing
Berita Terkait
-
Keinginan Mendalam Haji Faisal Agar Fuji dan Thariq Halilintar Balikan, Masih Bisa?
-
Thariq Halilintar dan Fuji Putus, Ini Respons Haji Faisal
-
Pasrah Fuji dan Thariq Halilintar Putus, Frans Faisal: Kecuali Adikku Dikasari, Baru Turun Tangan
-
Gen Halilintar Diduga Jadi Alasan Thariq dan Fuji Putus, Ini Kata Haji Faisal
-
Thariq Halilintar dan Fuji Putus Gegara Gen Halilintar? Begini Kata Haji Faisal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026