Suara.com - PT Pegadaian menggelar acara puncak pelaksanaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Alun-alun jenggawah, Jember bersama Bank Sampah Binaan Pegadaian Nasional dan Dinas Lingkungan Hidup serta Praktisi setempat, Minggu (19/2/2023).
Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini diawali dengan penyelenggaraan FGD (Focus Group Discussion) mengenai pengelolaan sampah, yang dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Praktisi sebagai narasumber, serta masyarakat sebagai peserta. Di hari selanjutnya, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako bersama Bupati Jember, Hendy Siswanto yang merupakan rangkaian puncak pelaksanaan HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional).
Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Pebriansyah menyatakan, kegiatan ini sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian bertajuk MengEmaskan Sampah Untuk Indonesia. Dimana didalamnya terdapat kompetisi Inovasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik, yang menjadi perpaduan yang pas dalam peringatan HPSN dengan tema 'Tuntas Kelola Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat'.
“Kami optimis pelaksanaan kegiatan HPSN dapat menjadi momen yang baik untuk menggaungkan kepedulian terhadap lingkungan yang dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu pemilahan sampah dari limbah rumah tangga,” ujar Eka Pebriansyah.
Sementara itu Bupati Jember, Hendy Siswato menjelaskan, bahwa Sampah merupakan isu bersama yang memerlukan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasinya.
“Kami mengapresiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan juga Pegadaian yang telah mendukung kegiatan HPSN di Kabupaten Jember, beserta kegiatan penghargaan bank sampah binaan Pegadaian secara nasional yang diumumkan sebagai pemenang berasal dari berbagai daerah. Selain itu saya juga mengapresiasi program CSR Pegadaian yaitu menukar sampah dengan emas sebagai salah satu upaya peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Hendy.
Sebagai penguatan kolaborasi pentahelix untuk mendukung kerjasama antar komunitas dan lembaga menuju Kabupaten Jember bebas sampah, Pegadaian bersama dengan Pemerintah Kabupaten Jember, KLHK dan Forum Bank Sampah menandatangani komitmen terhadap gerakan pengelolaan sampah.
Senior Vice President Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian Rully Yusuf berkomitmen, untuk terus memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pemilahan sampah kepada masyarakat tidak hanya di Kabupaten Jember, juga di seluruh Indonesia mengenai pentingnya pemilahan sampah untuk mereduksi penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.
“Berawal dari kesadaran kecil dalam lingkup rumah tangga, kita bisa bersama-sama memiliki tata kelola Bank Sampah yang baik dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat, siapa sangka tumpukan sampah tersebut dapat menjadi kepingan emas,” ujar Rully.
Baca Juga: Keren, Pengolahan Sampah di Banyumas Jadi Percontohan Internasional
Berita Terkait
-
Hotman Paris Heran dengan Hadirnya Jaksa dari Kasus Sambo di Persidangan Teddy Minahasa: Apa Mereka Takut dengan Saya?
-
Jawaban Indra Priawan saat Ditanya Bisnis Tuai Pujian Warganet: Penting Bisa Menghidupi Nikita
-
Gibran Diamuk Warganet! Dibilang Wali Kota Sampah Karena Sering Nge-Twitt Hingga Diminta Taubat Usai Solo Diterjang Banjir
-
3 Resep Kolak Pisang Sederhana, Tetap Nikmat Tanpa Santan
-
Begini Jurus Jasa Raharja Hadapi Tantangan Bisnis di 2023
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram