Suara.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream, berhasil mendapatkan lelang penawaran langsung Wilayah Kerja (WK) Bunga dan Wilayah Kerja Peri Mahakam.
Pengumuman hasil Lelang Wilayah Kerja (WK) Migas Tahun 2022 resmi disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji.
Sebanyak 3 WK diminati investor dengan total komitmen investasi sebesar US$14,4 juta (Rp218,8 miliar), di mana 2 di antaranya dimenangkan oleh konsorsium PHE, bersama mitra yang didahului oleh pelaksanaan Studi Bersama (Joint Study).
Untuk WK Bunga dimenangkan konsorsium PHE dan POSCO INTERNATIONAL Corporation serta WK Peri Mahakam dimenangkan konsorsium PHE dan Eni Indonesia Limited.
WK Bunga mencakup area seluas 8.500 km2 di laut dalam lepas pantai Jawa Timur, sementara WK Peri Mahakam berlokasi di lepas pantai dan daratan Timur Kalimantan yang meliputi area seluas 7.414,43 km2.
Total investasi Komitmen Pasti tiga tahun pertama masa eksplorasi dari WK Bunga sebesar US$4 juta yang meliputi kegiatan studi G&G serta akuisisi dan processing data seismik 3D 350 km2.
Sedangkan total investasi Komitmen Pasti tiga tahun pertama masa eksplorasi WK Peri Mahakam sebesar US$7,2 juta yang meliputi kegiatan studi G&G dan akuisisi dan processing data seismik 3D 150 km2 serta pengeboran 1 sumur eksplorasi.
Direktur Utama PHE, Wiko Migantoro, menjelaskan bahwa penunjukan WK Bunga dan WK Peri Mahakam oleh Pemerintah kepada konsorsium PHE dan mitra merupakan milestone penting bagi Pertamina.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah kepada kompetensi kami sehingga kami mendapatkan amanah untuk mengelola WK Bunga dan Peri Mahakam. Pengelolaan WK Bunga dan WK Peri Mahakam merupakan wujud komitmen PHE untuk menambah sumber daya baru melalui ekplorasi di dalam negeri, meningkatkan kapabilitas untuk terus berkembang," tegas Wiko.
Baca Juga: Mulai Naik Lagi, Ini Daftar Harga BBM Pertamina di Semua SPBU
PHE menjalankan strategi untuk terus menambah sumber daya domestik melalui akuisisi aset-aset eksplorasi dalam negeri untuk membuka peluang penemuan big fish di Indonesia dan mendapatkan manfaat cadangan seutuhnya melalui pengelolaan secara full lifecycle yang diharapkan akan terus meningkatkan value PHE.
Pengelolaan WK Bunga akan meningkatkan kapabilitas PHE dalam pengelolaan aset deepwater, adapun untuk WK Peri Mahakam berada di lokasi yang menguntungkan PHE dengan sudah adanya Petroleum Operation yang sudah established di area Timur Kalimantan.
Sebagai kontributor produksi migas nasional, PHE akan terus menggali berbagai macam potensi melalui strategi utama perusahaan untuk mendukung keberlanjutan usaha hulu migas. Dalam menjalankan kegiatan operasional, PHE juga senantiasa menjaga kehandalan operasi serta menjunjung aspek kesehatan dan keselamatan kerja.
PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai partisipan/member sejak Juni 2022. PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek Environment, Social and Governance (ESG).
PHE akan terus mengembangkan pengelolaan operasi di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmentally Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain
-
Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau