Suara.com - HSBC pada Senin (13/3/2023) mengakuisisi Silicon Valley Bank (SVB) di Inggris dalam upaya mencegah terjadinya krisis di pasar finansial. SVB dinyatakan bangkrut pada akhir pekan kemarin.
Mengutip BBC News Selasa (14/3/2023), HSBC hanya membayar 1 pound sterling atau setara Rp18.700 (kurs rupiah) untuk mengakuisisi SVB di Inggris.
Berkat akusisi yang dilakukan, nasabah SVB yang sempat tidak bisa menarik uang mereka di SVB kini dapat melakukan transaksi kembali secara normal.
Menurut CEO HSBC Noel Quinn, akuisisi SVB di Inggris merupakan sebuah peluang yang terlalu bagus untuk dilewatkan dan memastikan bahwa krisis di sebuah institusi tidak menjadi krisis yang sistemik.
SVB pusat di Amerika Serikat mengalami kebangkrutan dan membuat pihak otoritas AS meluncurkan kebijakan darurat akhir pekan lalu untuk mempertahankan tingkat kepercayaan terhadap sistem perbankan
Akuisisi SVB di Inggris, yang memiliki 3.000 nasabah, telah mendapat restu Bank of England selaku bank sentral negara tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Ekonom Bank Mandiri Sebut Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Positif Buat Himbara
-
Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan
-
OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?
-
Emas Diprediksi Masih Bullish Panjang, Target Harga Di Atas USD 6.000
-
Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop
-
Tumbuh Double Digit Sepanjang 2025, BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun
-
Berbalik Melonjak, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini
-
Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Ancam Industri Kretek dan Lapangan Kerja
-
Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.754
-
Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI