Suara.com - Jenazah terakhir dari tiga kru kapal yang sempat dikabarkan hilang saat insiden terbakarnya kapal MT Kristin terjadi pada Minggu (26/3), telah berhasil ditemukan oleh tim Basarnas pada Kamis, (30/3).
“Jenazah telah ditemukan tadi pagi oleh tim Basarnas, dengan demikian tiga kru kapal MT Kristin kini telah ditemukan seluruhnya. PIS kembali turut mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya untuk kepergian mendiang kru kapal dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS) Muh. Aryomekka Firdaus, Jumat (31/3/2023).
PIS, lanjut Aryomekka, juga mengapresiasi tim Basarnas yang kali ini dikomandoi oleh Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi dalam proses evakuasi dan pencarian kru kapal MT Kristin sejak insiden terjadi.
“Terima kasih untuk tim SAR yang telah bekerja keras dan pantang menyerah dalam pencarian kru kapal selama ini,” ujarnya.
Kapal MT Kristin memiliki sebanyak 17 kru, saat insiden terjadi diketahui 3 kru kapal menghilang dan 14 kru lainnya berhasil selamat dan dievakuasi ke darat dengan bantuan dari para nelayan. Adapun identitas dari 3 kru kapal tersebut adalah Diki Abdul Aziz yang bertugas sebagai Mualim 3, Sukirman sebagai Bosun, dan Dani Maulana selaku Cadet Deck.
Seperti diketahui Kapal MT Kristin merupakan kapal milik PT Hanlyn Jaya Mandiri, yang disewa oleh PIS untuk mengangkut muatan BBM berupa Pertalite ke Integrated Terminal Ampenan dan Fuel Terminal Sanggaran.
PIS sebagai penyewa kapal MT Kristin yang dimiliki oleh PT Hanlyn Jaya Mandiri, sigap mendorong pemilik kapal untuk segera mengambil langkah-langkah penanggulangan insiden sebagai wujud komitmen pertanggungjawaban dalam memastikan keselamatan kru dan muatan kargo kapal.
Dalam keterangan terpisah, PT Hanlyn Jaya Mandiri juga telah menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas dampak-dampak yang ditimbulkan dari insiden tersebut.
“Kami bertanggung jawab penuh sebagai ship owner untuk menjamin keselamatan awak kapal, kargo kapal, penanganan MT Kristin, penanggulangan risiko dampak lingkungan, dan kami siap menjalin kerjasama dengan pihak terkait untuk bersama-sama melaksanakan langkah yang diperlukan baik dalam rangka pemeriksaan dan investigasi penyebab terjadinya insiden” ucap Direktur PT Hanlyn Jaya Mandiri Tedi Supriadi.
Baca Juga: Tiga Korban Tewas Kebakaran Kapal BBM Pertamina Sudah Ditemukan, Satu Hangus Terpanggang
PIS terus mendorong ship owner untuk melaporkan proses/ update atas tindakan yang telah dilakukan terkait penanganan korban dan keluarga, awak kapal yang selamat, cargo & vessel handling, dan mitigasi dampak lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta