Suara.com - Relawan Srikandi Ganjar terus berupaya memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengajarkan pembuatan kue nastar kepada kaum perempuan milenial di wilayah Banten.
Pengurus Srikandi Ganjar Banten, Restiana Mustika mengatakan kegiatan ini sebagai upaya mendorong perempuan milenial agar bisa berwirausaha, sehingga dapat meningkatkan perekonomian mereka.
"Kami mengajak milenial di sini untuk membuat nastar bersama. Sekaligus mendorong agar milenial ini bisa menjadi entrepreneur," kata Restiana seusai kegiatan di daerah Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (2/4/2023).
Srikandi Ganjar menghadirkan narasumber profesional untuk membantu milenial perempuan agar bisa membuat kue nastar. Para milenial diberikan teori pembuatan kue nastar yang enak dan menarik, kemudian mempraktikkan pembuatan kue secara langsung.
Restiana berharap para peserta yang ikut dapat membuat kue nastar. Srikandi Ganjar sendiri menyatakan kesiapannya untuk membatu dalam penjualan.
"Membuat nastar ini kalau mau lebaran biasanya banyak untuk jualan bisa atau dibuat untuk di rumahnya," ucapnya.
Kue nastar sendiri dibuat dengan bahan diantaranya terigu, gula halus, butter, blue band, susu, tepung maizena, kuning telur hingga susu kental manis.
Para perempuan milenial terlihat sangat antusias mengikuti praktik pembuatan kue nastar. Sesi tanya jawab dimanfaatkan peserta untuk mendalami pembuatan nastar yang enak dan laku dipasaran.
Salah satu peserta, Idha Mardianti mengaku senang bisa ikut pelatihan membuat kue nastar.
Baca Juga: Buka Peluang Usaha bagi Para Perempuan di Cirebon Melalui Pelatihan Memasak dan Menghias Bolu
"Kegiatan ini sangat bagus, sangat seru, seneng. Bikin kue, sangat bermanfaat," ucapnya.
Selain itu, Idha juga menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2024.
"Semoga Pak Ganjar di Tahun 2024 bisa menjadi Presiden Indonesia," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna