Suara.com - PT Schneider Electric Indonesia berkomitmen melakukan dekarbonisasi secara menyeluruh. Hal ini sejalan dengan skenario Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) atau Panel Antarpemerintah serta Paris Agreement tentang Perubahan Iklim untuk membatasi kenaikan suhu rata-rata global hingga 1,5 derajat celcius.
Rencana ini terdiri dari operasi netral karbon pada tahun 2025, Pengurangan karbon absolut sebesar 25% di seluruh rantai nilai pada 2030 dan Net-Zero ready dalam operasionalnya Rantai nilai netral karbon secara menyeluruh pada tahun 2040, dan emisi CO2 Net-Zero di seluruh rantai nilai pada 2050. Target serta inisiatif yang telah ditetapkan oleh Schneider Electric juga sejalan dengan target pencapaian nol emisi di Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.
Schneider Electric telah memberikan kontribusi solusi energi berkelanjutan sejak tahun 1973, menunjukkan komitmen yang teguh terhadap manajemen energi dan otomatisasi di Indonesia. Dengan produk dan layanan inovatif yang dirancang untuk mempromosikan keberlanjutan, Schneider Electric memberikan langkah yang tepat untuk mencapai masa depan yang lebih hijau dan lebih berkelanjutan di Indonesia.
"Dalam mempertegas komitmen untuk mendukung pemerintah Indonesia mewujudkan energi berkelanjutan di masa mendatang, kami tidak dapat berjalan sendiri untuk menjadi enabler. Kolaborasi dilakukan secara lintas sektor, termasuk pemerintah, mitra kerja, pelanggan lokal dengan solusi dan layanan digital, serta berbagai perusahaan Net-Zero di sepanjang rantai usaha," ujar Roberto Rossi, Cluster President Indonesia and Timor Leste yang dikutip, Selasa (4/4/2023).
Selama 50 tahun terakhir, Schneider Electric telah berkembang secara signifikan di pasar energi Indonesia dan senantiasa menjadi mitra yang dapat diandalkan, baik untuk segmen bisnis maupun konsumen. Untuk menandai pencapaian bersejarah ini, PT Schneider Electric Indonesia mencanangkan Green Heroes for Life (GHFL) yang mendorong serta mengajak seluruh pihak untuk turut serta dalam memerangi perubahan iklim dan mencapai keberlanjutan di Indonesia.
Sebagai rangkaian dari kampanye Green Heroes for Life (GHFL) sekaligus merayakan perjalanan yang ke-50, PT Schneider Electric Indonesia juga mengundang para pelanggan, mitra, dan komunitas untuk berpartisipasi dalam program giveaway dan kompetisi menggambar.
Program giveaway ini mengajak peserta untuk berbagi kisah inspiratif tentang bagaimana produk dan solusi Schneider Electric (SE) telah memberikan dampak pada kehidupan, membuat rumah dan kantor yang dihuni dan ditempati lebih hemat energi, atau meningkatkan produktivitas mereka. Para peserta dapat membagikan kisahnya di media sosial, bersama dengan foto, dan kisah-kisah yang paling inspiratif akan dipilih untuk mendapatkan hadiah.
Di samping itu, kompetisi menggambar tersebut diadakan untuk menginspirasi individu dan komunitas untuk bergabung dalam perjalanan kehidupan keberlanjutan dengan berkomitmen pada beragam produk dan praktik yang ramah lingkungan. Para peserta didorong untuk membuat serta mengirimkan gambar kreatif yang menginterpretasikan makna menjadi Green Heroes for Life (GHFL). Kompetisi ini bertujuan menginspirasi.
"Melalui beragam inisiatif ini kami berharap dapat menginspirasi seluruh pihak, termasuk masyarakat untuk menjadi bagian dari Green Heroes for Life (GHFL) sekaligus merayakan 50 tahun perjalanan Schneider Electric di Indonesia," imbuh Rossi.
Baca Juga: Perangi Perubahan Iklim, Schneider Electric Indonesia Gaungkan Program GHFL
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen