Suara.com - Baru-baru ini, sosok Konglomerat asal Indonesia yang membeli tiga rumah mewah senilai Rp2,3 triliun di Singapura tengah menjadi sorotan. Kira-kira, siapa konglomerat RI yang beli rumah di Singapura itu?
Diketahui, rumah di Singapura yang dibeli oleh konglomerat RI itu ternyata satu komplek dengan salah satu pendiri Facebook Eduardo Saverin.
Selain pendiri Facebook, sosok konglomerat asal Indonesia yang secara spesifik belum diketahui namanya ini juga akan tetanggaan dengan sejumlah pejabat internasional, di antaranya adalah pejabat kedutaan besar Arab Saudi, Filipina, Jepang, dan Rusia.
Siapa Konglomerat RI yang Beli Rumah di Singapura?
Sebanyak tiga unit rumah mewah di kawasan elite Nassim Road Singapura telah dibeli oleh konglomerat Indonesia terungkap dari laporan intelijen properti Mingtiandi Singapura.
Dalam situs resminya, Mingtiandi mengunggah sebuah artikel yang berjudul 'Keluarga Indonesia Membeli Bungalow di Jalan Nassim Singapura Seharga US$ 155 Juta' pada tanggal19 April 2023 lalu.
Perlu diketahui, kawasan Nassim Road adalah salah satu pemukiman elite di Singapura dengan beberapa nama beken tinggal di sana. Itu artinya, konglomerat RI ini akan punya tetangga para pesohor. Tak heran, banyak orang yang penasaran, siapa konglomerat RI yang beli rumah di Singapura tersebut?
Menurut Mingtiandi, tiga hunian mewah yang dibeli oleh konglomerat RI itu terletak di 42, 42A, dan 42B Nassim Road di Distrik 10. Ketiga rumah mewah itu, nilai transaksinya mencapai 206,7 juta dolar Singapura (sekitar Rp 2,31 triliun). Namun sayangnya, Mingtiandi tidak menyebutkan secara spesifik siapa sebenarnya keluarga asal Tanah Air yang membeli ketiga rumah mewah tersebut.
Diduga, rumah-rumah tersebut kemungkinan akan dipakai sebagai tempat tinggal pribadi pembelinya. Adapun masing-masing dari ketiga rumah itu berdiri di atas tanah seluas 15.131 kaki persegi (sekitar 1.400 meter persegi), di mana 1 kaki persegi tanah di sana dijual di kisaran harga 4.500 dolar Singapura (sekitar Rp 50 juta). Jika diakumulasikan bersama dengan rumahnya, maka bisa dihitung bahwa harga per unit rumah yang dibeli oleh konglomerat RI tersebut mencapai 69 juta dolar Singapura (sekitar Rp 768 miliar) per unit rumah.
Baca Juga: Terciduk Posting Foto Editan, Netizen Tuding Syahrini Halu
Menurut Mingtiandi, masing-masing rumah tersebut juga sudah dilengkapi dengan lima kamar tidur dan kolam renang.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Geger Rumah Mewah AKBP Achiruddin Hasibuan, Keberadaan Mobil Rubicon Jadi Sorotan
-
Crazy Rich RI Borong Rumah Mewah di Singapura, Bagaimana Aturan WNI Beli Aset di Luar Negeri?
-
Media Vietnam Terus Gencar Bahas Timnas Indonesia U-22, Mulai Takut?
-
Misteri Keluarga Kaya RI Beli Rumah Mewah Rp 2,3 T di Singapura, Ditjen Pajak Bergerak
-
Terciduk Posting Foto Editan, Netizen Tuding Syahrini Halu
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI