Bisnis / Makro
Jum'at, 05 Mei 2023 | 09:07 WIB
Indomie Raya Ayam Spesial. (Dok: Taipei's Department of Health)

Suara.com - Kementerian Perdagangan akhirnya buka suara terkait dengan adanya tudingan Indomie yang diekspor ke Taiwan mengandung zat pemicu kanker. Indomie itu berasa Ayam Spesial yang dituding Taiwan mengandung zat karsinogenik etilen oksida.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi menjelaskan, produk indomie ayam spesial yang dieskpor ke Taiwan itu adalah produk standar Indonesia. Indomie itu diimpor dari diaspora yang tinggal di Taiwan.

Menurut dia, Taiwan sendiri memiliki standar sendiri dalam pengawasan makanannya. Sehingga, karena mengandung gas pemicu kanker, akhirnya di tarik oleh pemerintah Taiwan.

"Karena banyak orang Indonesia impor macam-macam salah satunya Indomie ini. Nah itu adalah Indomie yang standar Indonesia. Memang jadinya berbeda (standarnya)," ujar Didi yang dikutip, Jumat (5/4/2023).

Dia melanjutkan, Indomie yang diekspor distributor resmi ke Taiwan telah menyesuaikan standar kesehatan makanan di Taiwan. Nah produk itu tidak ditarik dan tidak bermasalah.

Namun demikian, Didi memastikan, kasus Indomie ini tidak serta merta mengganggu jalannya ekspor Indonesia ke Taiwan.

"Menurut saya ditutup enggak ya, karena sering terjadi. Itu terjadi seperti tadi diimpor oleh individu atau agen yang bukan distributor resmi," jelas dia.

Di sisi lain, Didi juga tidak mau berpendapat terkait Indomie standar Indonesia memiliki zar berbahaya. Pasalnya, baik buruknya makanan bagi tubuh merupakan urusan BPOM.

Untuk diketahui, aksi penarikan prodik Indomie Ayam Spesial di Taiwan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) negara tersebut pada 25 April lalu. Lalu, para importir juga bakal dikenakan denda antara 60.000 hingga 200 juta dolar Taiwan atau setara Rp 29 juta - Rp 97 triliun.

Baca Juga: Siap-siap! Kemendag akan Terapkan Aturan Baru Soal Minyak Goreng Mulai 1 Mei 2023

Load More