Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berikan beasiswa kepada anak berprestasi Indonesia untuk menempuh pendidikan di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Nusa Tenggara Barat (NTB).
Corporate Secretary Shelvy Arifin menyatakan bahwa bantuan TJSL ini merupakan bentuk komitmen dari ASDP untuk mendukung keberlanjutan pendidikan di Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk terue berkontribusi secara berkelanjutan khususnya melalui program TJSL yang menyasar pada sektor pendidikan, lingkungan, dan UMKM. Untuk beasiswa ini kami berikan kepada putra putri bangsa yang berprestasi agar dapat menjalankan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi,” ujar Shelvy ditulis Minggu (28/5/2023).
Menurutnya, ASDP akan terus berkontribusi dalam mendukung masa depan anak bangsa dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui program keberlanjutan lainnya.
Beasiswa yang diberikan oleh ASDP berupa dana pendidikan S1 selama 8 semester (4 tahun masa perkuliahan), termasuk biaya buku, skripsi, biaya wisuda, akomodasi/tempat tinggal dan uang saku. ASDP menyalurkan dana beasiswa pendidikan senilai total Rp 500 juta.
Adapun penerima beasiswa tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari masyarakat pekerja di lingkungan atau wilayah operasional pelabuhan ASDP antara lain pedagang asongan, petugas penarik jangkar kapal, dan pemulung yang tinggal di lingkungan pelabuhan.
“Kami ingin memberikan kelayakan pendidikan khususnya bagi anak-anak yang orang tuanya bekerja di lingkungan pelabuhan ASDP ataupun secara mandiri mencari tambahan di sekitar pelabuhan seperti halnya Muhammad Fajar Shidiq Arrasyid (jurusan Teknik Mesin), Febrianisa Bajri (jurusan Informatika), dan Tiara Anastasya Latuo (jurusan Manajemen). Tentunya beasiswa ini telah melalui serangkaian proses seleksi yang telah ditentukan,” jelasnya.
Kolaborasi ASDP dengan Universitas Teknologi Sumbawa ini disambut baik dan diapresiasi penuh oleh Chairul Hudaya selaku Rektor dari universitas di NTB tersebut.
“Kami berterima kasih kepada ASDP yang telah bermitra dengan UTS. Kami sangat senang karena kerja sama ini merupakan kategori beasiswa tertinggi di UTS dan semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para mahasiswa yang mendapatkannya," ujar Chairul.
Baca Juga: Telkom Kirim Karyawan ke 50 Universitas Top Dunia
Ia juga berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sehingga dapat mendukung lebih banyak anak-anak bangsa dalam meraih cita-cita. Pada kesempatannya, Fajar, Febri, dan Tiara juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang telah diberikan.
Bahkan salah satu peserta beasiswa, Fajar adalah "mantan" pemulung koin di pelabuhan, yang kini telah berkomitmen untuk mendapatkan pendidikan tinggi, menjadi Sarjana S1. Ketiganya bertekad untuk belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang gemilang sehingga dapat membanggakan keluarga.
Shelvy menyatakan bahwa nantinya para lulusan beasiswa UTS dapat bekerja sebagai karyawan ASDP sesuai dengan kompetensinya masing-masing.
“Sebagai pilot project, ini akan menjadi referensi bagi kelanjutan beasiswa ASDP berikutnya. Nantinya mahasiswa/i lulusan beasiswa tersebut akan diberikan kesempatan untuk bekerja di ASDP sesuai dengan kemampuan dan bidangnya,” ujar Shelvy menandaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal