Suara.com - Indonesia dikenal sebagai negara dengan areal pertambang yang sangat luas, hampir setiap pulau di Tanah Air memiliki jenis komoditas tambang yang sangat beragam, mulai batu bara, kapur, bauksit hingga nikel.
Namun dibalik areal tambang yang luas ini ada resiko yang sangat besar mengintai terkait industri pertambangan. Salah satunya soal keselamatan pekerja di areal tambang.
Setiap perusahaan tambang pun dituntut untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja tambang di wilayah operasional perusahaan.
Ambil contoh perusahaan tambang plat merah yakni PT Semen Indonesia Group (SIG) yang memproduksi semen dari areal tambang kapur. Untuk meminimalisir keselamatan dan kesehatan pekerja perusahaan BUMN ini pun menerapkan sistem pemantauan tambang yang telah diterapkan secara digital.
Sistem ini diberi nama Quarry Mining Command Center (QMCC). Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan inovasi digital ini, memungkinkan aktivitas pertambangan dapat dilakukan pemantauan secara online dan real time selama 24 jam.
Dijelaskan Vita QMCC bekerja dengan menggunakan aplikasi monitoring secara terintegrasi seperti pelacak GPS yang dipasang pada alat berat, fatigue sensor dan camera yang dipasang dalam kabin pada kendaraan operasional tambang yang berfungsi mendeteksi tingkat kelelahan operator dengan mengukur aktivitas gerakan mata, detak jantung, dan tingkat stress.
"Seluruh informasi yang bersumber dari aplikasi pengawasan tersebut ditampilkan pada layar pusat kontrol dan dipantau oleh petugas yang bertindak sebagai komando operasional," kata Vita dikutip Selasa (13/6/2023).
Dengan demikian kata dia potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat kondisi dan tindakan tidak aman dapat diantisipasi sejak dini.
"Kebutuhan data lapangan juga dapat didistribusikan secara lebih aktual dan akurat sehingga
pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat," katanya.
Baca Juga: Semen Indonesia Lakukan Pemantauan Aktivitas Secara Online dan Real Time 24 Jam
Selain membuat operasional tambang lebih optimal, sistem pengawasan QMCC juga memastikan penerapan kaidah good mining practice dan budaya K3 dalam operasional tambang Perusahaan berjalan dengan baik.
QMCC ini pun kata dia diterapkan oleh satu pabrik SIG di Tuban, Jawa Timur sejak 2022 hingga saat ini dan mencatatkan nihil kecelakaan dalam operasional tambang.
Berita Terkait
-
Semen Indonesia Lakukan Pemantauan Aktivitas Secara Online dan Real Time 24 Jam
-
7 Materi Ujian Soal Tes Intelegensi Umum (TIU) TKD dan Core Values Akhlak BUMN 2023, Lengkap Jawaban dan Pembahasan
-
Berikut 7 Contoh Soal Ujian Tes Kemampuan Diferensial TKD dan Core Values Akhlak BUMN dalam RBB BUMN 2023
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai