Suara.com - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Hasilnya, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 115,55 miliar atau setara Rp 7 per lembar saham.
Sekretaris Perusaha Summarecon Agung, Jemmy Kusnadi mengatakan, dalam RUPST pemegang saham juga menyetujui sisa laba bersih tahun 2022 yang sebesar Rp658,27 miliar ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.
"Nilai dividen tahun buku 2022 setara 16,1% lebih besar dibandingkan tahun buku 2021 yang tercatat Rp 99 miliar," ujar Jemmy di Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Dalam RUPST, para pemegang saham juga menyetujui menunjuk Hendri Rahardja sebagai Komisaris perseroan hingga RUPST pada tahun 2025.
Adapun, Summarecon Agung mencatatkan laba bersih senilai Rp 625,37 miliar pada 2022 atau naik 93,19% year on year (yoy), dari sebelumnya sebesar Rp 323,70 miliar pada 2021.
Raihan laba bersih itu didorong dari pendapatan yang sebeaar Rp 5,71 triliun pada 2022 atau naik 2,69% yoy dari sebelumnya sebesar Rp 5,56 triliun pada 2021.
Secara rinci pendapatan dari segmen usaha pengembangan properti mencapai Rp 3,52 triliun, yang meliputi penjualan rumah sebesar Rp 1,74 triliun, penjualan bangunan komersial sebesar Rp 872,56 miliar, pendapatan kavling sebesar Rp 445,53 miliar, perkantoran sebesar Rp 19,89 miliar, serta lainnya sebesar Rp 35,62 miliar.
Selain itu, pendapatan dari segmen usaha properti investasi sebesar Rp 1,48 triliun, segmen usaha rekreasi dan perhotelan sebesar Rp 346,13 miliar, dan segmen usaha lain-lain Rp 363,69 miliar.
"Kondisi pandemi yang semakin terkendali, turut memicu akselerasi perseroan. Unit usaha Investment Property mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi di sepanjang tahun 2022. Tiga mall Summarecon telah beroperasi penuh dan mendapatkan tingkat kunjungan yang cukup tinggi, hampir menyamai angka kunjungan pada masa sebelum pandemi," kata Adrianto P Adhi selaku Presiden Direktur Summarecon.
Baca Juga: ANTM Tebar Dividen Rp1,91 Triliun, MIND ID Ketiban Berkah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
-
Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol
-
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global