Suara.com - Terlihat puluhan ibu-ibu dan pemuda di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan berbondong-bondong mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan keripik singkong.
Kegiatan pelatihan ini diinisiasi oleh sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Gerakan Perempuan Gowa.
“Kami ingin para ibu-ibu dan masyarakat di sini memberikan nilai ekonomis, dengan bahan yang mudah didapatkan yaitu singkong atau biasa kami sebut ubi kayu,” tutur Ketua Gerakan Pemuda Gowa, Daeng Bella, ditulis Sabtu (24/6/2023).
Dia menyebut dalam pelatihan kali ini para peserta diajarkan mengolah hingga tahap pengemasan agar layak dijual di pasaran.
“Ini baru tahap awal. Dimana para peserta diajarkan mulai dari mengupas, menggoreng, memberikan bumbu, sampai tahap pengemasan supaya lebih menarik para konsumen,” ungkapnya.
Dia juga mengaku ke depannya akan terus memberikan pendampingan kepada para peserta secara berkala agar pelatihan pembuatan keripik singkong dapat menghasilkan nilai ekonomi.
“Pelatihan akan berkesinambungan. Kami akan mengedukasi masyarakat utamanya ibu-ibu bagaimana cara memasarkan atau marketing produk kepada konsumen supaya lebih menarik dan dilirik,” tambahnya.
Sementara, salah satu peserta Nining mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan pembuatan keripik singkong. Sebab, menurutnya pelatihan ini baru kali pertama didapatnya.
“Ini pengalaman pertama dan sangat perlu untuk diadakan bagi kami di desa. Kapan lagi bisa ikut kegiatan bermanfaat semacam ini, menjadikan peluang bisnis juga,” kata Nining.
Usai mengikut pelatihan, Nining mengungkapkan keinginannya untuk membuka usaha keripik singkong untuk membantu perekonomian keluarganya.
“Kalau saya, setelah ini tentu jadi tertarik bisnis usaha keripik singkong. Untuk dibuat sendiri juga bisa, karena anak-anak dan keluarga di rumah suka,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar
-
ASDP Indonesia Ferry Siapkan 32 Kapal di Ketapang - Gilimanuk untuk Lebaran