Suara.com - PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Utama Merak memperkirakan, puncak arus balik Idul Adha 1444 Hijriah akan terjadi pada hari ini Minggu (2/7/2023), karena para pegawai negeri sipil (PNS) maupun perusahaan swasta akan kembali masuk kerja pada Senin (3/7/2023).
Putu, Kepala Bagian Humas PT ASDP Cabang Utama Merak, mengatakan bahwa saat ini arus balik Idul Adha masih normal dan belum terlihat lonjakan. Pemudik arus balik di enam dermaga, termasuk Dermaga Eksekutif dan lima Dermaga Reguler, berjalan lancar untuk menyeberang menuju Bakauheni, Lampung.
Saat ini, area parkir di dermaga masih normal, sehingga tidak ada antrean kendaraan. Namun, pihak ASDP memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (2/7/2023) baik dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya.
Melansir Antara, saat ini pihak terkait sudah mengoptimalkan seluruh petugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa agar perjalanan lancar, aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Berdasarkan data dari Posko Pelabuhan Merak selama 24 jam pada Jumat (30/6), tercatat 34.296 penumpang arus balik H+1 Idul Adha, terdiri dari 2.454 penumpang pejalan kaki dan 31.842 penumpang di atas kendaraan. Jumlah kendaraan tercatat sebanyak 7.820 unit, termasuk 1.269 roda dua, 4.159 roda empat, 274 bus, dan 2.118 truk.
Selain itu, terdapat 29 kapal feri yang dioperasikan dengan 99 trip pulang pergi (PP) antara Merak dan Bakauheni.
Putu menjamin bahwa arus balik pemudik dari Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya akan berjalan normal dan lancar.
Feri, petugas parkir di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, mengatakan bahwa arus balik dari Merak menuju Bakauheni sejak sore hingga malam hari masih relatif normal dengan jumlah kendaraan sekitar 120 unit. Semua kendaraan tersebut langsung diserahkan kepada satu armada kapal yang tiba di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.
Sugeng, seorang pemudik yang menuju Lampung, mengatakan bahwa ia berangkat dari Kebun Jeruk, Jakarta, sore hari dan tiba di Pelabuhan Merak pada pukul 19.50 WIB. Ia memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan kendaraan saat arus balik.
Ia berharap dapat tiba di Bandar Lampung pada dini hari dan sampai tujuan dengan selamat.
Berita Terkait
-
Arus Balik Iduladha: Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Kendaraan Sejak Sabtu Malam
-
Gawat! Puluhan Warga Surabaya Keracunan Olahan Daging Kurban: Lemas Rasanya
-
Lucinta Luna Salat Idul Adha bareng Saudari Perempuannya, Netizen: Batal Tuh Wudhu-nya
-
Viral Bacaan Salawat saat Dewi Perssik Marah-marah soal Sapi Kurban, Ini Penjelasannya
-
9 Potret Tasyi Athasyia Rayakan Idul Adha di Rumah Mertua, Bahagia Lihat Menu Ini
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok ke Rp32 Triliun
-
Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade
-
Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia
-
Emas Antam Hari Ini Harganya Lebih Murah, Dipatok Rp 2,85 Juta/Gram
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat