Suara.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) DKI tengah disorot publik di media sosial. Hal ini lantaran adanya klaim dalam kampanye donasinya untuk membelikan gerobak baru kepada pedagang sate padang di kawasan Cideng, Jakarta Pusat.
Donasi itu bertajuk, "Tolong Bantu Kakek Rayo Berdagang Kembali" yang digagas Baznaz DKI untuk membantu Kakek Rayo yang gerobaknya hancur akibat hujan badao pada April lalu.
"Infaq dan sedekah dari Sobat Baik sekalian telah digunakan untuk mengganti gerobak yang rusak serta membantu kebutuhan Kakek Rayo berjualan sate Padang, dan selanjutnya akan digunakan untuk melunasi tunggakan uang rumah kontrakan beliau," tulis Baznas dalam kampanye simpulkebaikan.id, yang dikutip, Kamis (6/7/2023).
Namun bukannya terbantu justru, kekinian Kakek Rayo belum sama sekali mendapatkan bantuan gerobak itu. Hal itu terungkap dari video TikTok yang diunggah oleh akun Donnyrapu.
Dalam video itu Kakek Rayo mengaku membeli gerobak baru dengan uangnya sendiri. Bahkan dirinya juga berhutuang untuk membeli gerobak baru.
"Enggak (dari Baznas), bikin sendiri (habis) Rp 7 juta lebih," ucap Rayo seperti dikutip dari video TikTok tersebut.
"Datang ke rumah dia (petugas Baznas), tapi buktinya belum ada, ini aja (gerobak) belum lunas," ucapnya lagi.
Merasa disorot publik, Baznaz DKI pun buka suara perihal donasi untuk Kakek Rayo. Menurut Baznaz DKI, Kakek Rayi telah mendapatkan bantuan dari Baznaz sebesar Rp 11 juta dari sebagian dana yang terkumpul.
"Yaitu Rp 10,5 juta berupa uang tunai dan Rp 500 ribu berypa bantuan paket sembako," tulis Baznas dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Ekonomi Digital Berdampak ke Sektor Logistik
Baznaz DKI juga mengklaim, seluruh dana yang terkumpul di simpulkebaikan.id untuk kakek Rayo akan diserahkan setelah masa kampanye berakhir atau target telah terpenuhi.
Pantauan Suara.com. hingga hari ini, situs simpulkebaikan.id Baznas DKI telah mengumpulkan sekitar Rp 30,32 juta dari target Rp 30 juta untuk Rayo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
-
Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara
-
AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia
-
Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi
-
Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
-
BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan
-
Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor
-
BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun
-
Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru
-
Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya