Suara.com - Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat berkomitmen untuk bertanggungjawab terhadap warga terdampak atas insiden kebakaran area pipa Integrated Terminal Jakarta-Plumpang yang terjadi awal Maret lalu.
Pertamina telah memberikan sejumlah bantuan kepada warga terdampak seperti bantuan biaya pemakaman, biaya keluarga mengantarkan jenazah, santunan korahiman, bantuan perlengkapan sekolah dan uang saku, bantuan kontrakan rumah, santunan korban luka, perawatan RS rawat jalan dan tindakan medis lanjutan untuk perbaikan fungsional, bantuan alat usaha dan beasiswa pendidikan anak dalam usia sekolah bagi korban meninggal.
Tidak hanya itu, Pertamina juga membuka Posko Informasi Terpadu di Koramil Koja untuk mempermudah warga terdampak dalam melengkapi dokumen untuk proses penggantian baik kendaraan, harta benda, mapun bangunan. Posko yang di mulai sejak Juni lalu ini juga melayani warga apabila terdapat kendala dalam memenuhi kelengkapan dokumen.
Di posko tersebut Pertamina juga bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti pengurus RW setempat, Sucofindo untuk verifikasi data, KJPP dan Pegadaian untuk penaksiran nilai kendaraan dan harta benda lainnya, serta Polda Metro Jaya terkait dokumen kendaraan warga yang apabila terbakar dapat langsung dapat melakukan proses pengurusan Surat Keterangan Kepemilikan Kendaraan Bermotor di tempat.
“Saat ini saya sudah mendapat penggantian motor saya yang terbakar, bantuan uang kontrakan, untuk harta benda yang kebakar juga lagi proses. Apabila dokumen sudah lengkap, proses penggantiannya cukup cepat. Kalaupun ada dokumen yang saya bingung misalnya, di posko itu semuanya dijelaskan," kata Abdul Rahim warga RW 01 Rawa Badak Selatan ditulis Jumat (14/7/2023).
Abdul Rahim juga menyampaikan apresiasi kepada Pertamina, Ketua Rukun Warga (RW), Kepolisian dan Koramil yang telah membantu memfasilitasi sehingga penggantian atas kendaraan dan harta bendanya tersebut dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Salah seorang warga Rawa Badak Selatan lainnya, Dedi Kurniawan juga menyampaikan bahwa dengan adanya posko ini warga terdampak lebih mudah untuk bertanya, poskonya juga dekat dan mudah di jangkau, nyaman juga karena ada tenda dan kipas sehingga tidak panas. Di posko juga tersapat beberapa proses kegiatan dengan alur yang jelas, mulai dari pendaftaran hingga verifikasi.
Kepala Rukun Warga (RW) 01 Rawa Badak Selatan, Bambang Setiyono menyatakan posko yang di bangun Pertamina cukup nyaman dan sangat strategis lokasinya untuk di jangkau oleh warga. Komunikasi dengan Pertamina dari berbagai level jabatan sangat lancar sehingga memudahkan dalam proses penggantian ini.
“Kami berharap penggantian harta benda warga yang telah lengkap dokumennya tetap berjalan lancar dan aman serta cepat sesuai dengan yang telah berjalan ini ” tutur Bambang.
Baca Juga: Pertamina Boyong 7 Penghargaan Sustainable Marketing Excellence Award 2023
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan menjelaskan bahwa Pertamina mempermudah warga tedampak dengan mendirikan Posko Informasi Terpadu di Koramil Koja yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian, di posko tesebut warga dapat bertanya mengenai kelengkapan dokumen yang belum terpenuhi hingga proses tahapan pembayaran bagi warga yang telah dinyatakan lengkap dokumennya.
“Komitmen Pertamina dalam proses penggantian kami usahakan secepat mungkin bagi yang sudah lengkap dokumennya sesuai ketentuan,” tutup Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain
-
Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks