Suara.com - Sukarelawan yang tergabung dalam Pergerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi Undip, Unnes, UNS Bersama Ganjar Pranowo (Pena Mas Ganjar) tak henti-hentinya melakukan aksi nyata peduli terhadap lingkungan di wilayah pesisir.
Salah satunya membuat gerakan penanaman batang mangrove dan bersih-bersih pantai bersama warga Desa Babalan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak di Pulau dan Pantai Tirangan.
Koordinator Pusat Pena Mas Ganjar Reza Abdurrakhman mengatakan ada sekitar 500 batang mangrove dan 50 tunas kelapa yang ditanam di sekitar pulau tersebut. Selain itu, pihaknya melakukan bersih-bersih pantai untuk menjaga ekosistem pantai agar tetap bersih dan asri.
"Kami terjun ke masyarakat untuk melakukan kegiatan penanaman mangrove dan tunas kelapa di Pantai Tirangan. Kami juga mengadakan bersih-bersih pantai," ungkapnya ditulis Senin (31/7/2023).
Menurut Reza, wilayah pesisir di pulau ini membutuhkan perhatian karena rawan terjadinya abrasi yang mengancam ekosistem pantai dan laut. Karena itu, pihaknya tergerak untuk turun langsung membuat gerakan atau aksi nyata peduli lingkungan.
"Pulau Tirangan ini berada di tengah laut sehingga perlu mendapat perhatian agar tidak abrasi. Kami melihat pantai ini terlihat sedikit gersang. Karena itu kami tanami mangrove dan kelapa," ujarnya.
Reza berharap mangrove dan tunas kelapa yang ditanami ini akan tumbuh dalam waktu dua hingga tiga bulan sehingga nantinya dapat menjadi objek wisata mangrove bagi masyarakat Kabupaten Demak.
"Sekitar 2-3 bulan batang mangrove ini mulai tumbuh. Harapan ke depan pantai ini bisa menjadi objek wisata baru bagi warga sekitar," ungkapnya.
Reza mengatakan pihaknya dan warga Desa Babalan yang mayoritas sebagai nelayan berharap mangrove dan tunas kelapa ini dapat tumbuh dengan baik. Dia juga berharap masyarakat terus merawat dan melestarikan mangrove yang sudah ditanam ini.
Baca Juga: Breaking News! Megawati Soekarnoputri Resmikan Kebun Raya Mangrove Surabaya
"Dengan adanya penanaman batang mangrove dan tunas kelapa, kami berharap dapat meminimalkan abrasi dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Warga Desa Babalan juga mayoritas nelayan sehingga diharapkan bisa menjaga kelestarian lingkungan di sekitar pesisir pantai," ujarnya.
Reza menjelaskan ada sekitar 70 warga dan nelayan di sekitar Pesisir Pantai yang antusias mengikuti penanaman mangrove dan bersih-bersih pantai. Mereka mengaku mengidolakan sosok bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP Ganjar Pranowo.
"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami sebagai relawan Pak Ganjar diserbu warga. Karena masyarakat sekitar sini sangat nge-fans dengan Pak Ganjar. Sekitar 70 nelayan bareng-bareng ke pantai ini pakai perahu," ucapnya.
Reza menuturkan pihaknya terinspirasi oleh Ganjar Pranowo dalam melakukan gerakan nyata untuk lingkungan pesisir ini. Menurut dia, pria berambut putih tersebut melakukan gerakan dan program Mageri Segoro di Jawa Tengah. Yaitu, aksi penanaman mangrove di pesisir wilayah Jateng.
"Pak Ganjar jelas selalu hadir untuk para nelayan. Selama 10 tahun menjabat gubernur Jateng, beliau sering terjun melihat kondisi para nelayan dan ekosistem pantai di pesisir. Jadi, kami terinspirasi dari program beliau. Apalagi Indonesia adalah negara maritim, Kepulauan terbesar, jadi kita perlu melestarikan wilayah pesisir agar tidak rusak," ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Pena Mas Ganjar juga terus menyosialisasikan dan mendoakan Ganjar Pranowo agar dapat menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik