Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) serahkan realisasi bantuan 18 Rumah Layak Huni (RLH) bagi keluarga berpenghasilan rendah di Kota Bontang. Penyerahan ditandai peresmian RLH oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, bersama Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman dan Wali Kota Bontang Basri Rase, di Kelurahan Guntung Bontang Utara.
Diungkapkan Qomaruzzaman, bantuan ini wujud kepedulian Pupuk Kaltim sekaligus mendukung program pemerintah untuk menghadirkan hunian layak dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Hal ini sekaligus bentuk dukungan Pupuk Kaltim terhadap langkah Pemprov Kaltim dalam penyediaan rumah layak huni, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Pada program ini Pupuk Kaltim mengalokasikan bantuan Rp2,07 Miliar, dengan persebaran pembangunan rumah di 15 Kelurahan Kota Bontang sesuai data Pemerintah. Program ini pun sebagai upaya bersama memberikan jaminan hidup dan kelayakan, sekaligus meningkatkan kualitas serta derajat masyarakat melalui manfaat perusahaan.
"Realisasi bantuan RLH dari Pupuk Kaltim ini wujud dukungan terhadap langkah Pemprov Kaltim dalam penyediaan rumah layak huni melalui program TJSL perusahaan, sebagai bentuk manfaat bagi masyarakat Bontang," ujar Qomaruzzaman ditulis Kamis (3/8/2023).
Dijelaskannya, penyediaan rumah layak huni ini sejalan dengan misi Pupuk Kaltim sekaligus implementasi peran perusahaan sebagai agen pembangunan sesuai amanat Kementerian BUMN. Dimana Pupuk Kaltim sebagai perusahaan yang berdiri dan berkembang di Bontang, wajib memprioritaskan warga Kota Taman untuk alokasi bantuan, dengan realisasi program TJSL secara terarah dan berkesinambungan.
Dirinya pun berharap, kontribusi Pupuk Kaltim pada program ini turut mendorong peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat, sekaligus upaya pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial di Kota Bontang.
"Pupuk Kaltim memastikan untuk terus berbuat sekaligus mengambil peran di masyarakat, agar kontribusi dan manfaat perusahaan makin berdampak signifikan terhadap pembangunan di Kalimantan Timur," tambah Qomaruzzaman.
Gubernur Kaltim Isran Noor, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi Pupuk Kaltim yang telah mendukung program Pemerintah untuk memberikan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Benua Etam, khususnya Bontang.
Dikatakan Isran, Pupuk Kaltim merupakan salah satu perusahaan yang sangat berkomitmen membantu Pemprov Kaltim dalam pembangunan daerah, melihat banyaknya realisasi dan kontribusi yang telah direalisasikan.
Baca Juga: Tingkatkan Kontribusi Pada Bidang Pendidikan dan Lingkungan, Pupuk Kaltim Gelar Program Saling Sapa
"Baik di bidang ekonomi maupun pembangunan, Pupuk Kaltim sejauh ini sudah sangat banyak berkontribusi membantu pemerintah. Ini sangat kami apresiasi, dan bantuan rumah layak huni ini salah satu wujud nyata kepedulian Pupuk Kaltim bagi masyarakat," kata Isran.
Isran pun mendorong seluruh perusahaan yang ada di Bontang dan Kalimantan Timur bisa mengikuti langkah Pupuk Kaltim dalam mendukung program pemerintah, dengan pembangunan rumah layak huni bagi keluarga berpenghasilan rendah melalui program CSR perusahaan.
Hal ini melihat tingginya potensi CSR perusahaan yang beroperasi di Kaltim, dan diharap bisa dialokasikan dengan lebih tepat sasaran dengan memberikan kelayakan hunian guna mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan.
"Pemprov Kaltim meminta seluruh perusahaan ikut terlibat dan mendukung program ini melalui alokasi CSR untuk memberi manfaat bagi masyarakat," tandas Isran.
Salah satu penerima bantuan RLH Umi Sarah, menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang direalisasikan Pupuk Kaltim, sehingga rumahnya yang sebelumnya hangus terbakar bisa kembali berdiri dan layak untuk ditempati. Dirinya menyebut program ini sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di Kota Bontang.
"Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini. Alhamdullilah rumah kami sudah bisa di tempati dengan layak, semoga yang sudah dilakukan ini menjadi berkah," ucap Umi Sarah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya
-
Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar
-
Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029