Suara.com - Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto menyebut inovasi jadi salah satu cara pengusaha pelayaran dalam menghadapi era yang penuh dinamika. Melalui langkah-langkah inovatif, DPP INSA akan terus memberikan sumbangsih berharga bagi pertumbuhan pelayaran nasional.
Patut disyukuri, pelayaran merah putih telah menjadi tuan di negeri sendiri dengan mampu melayani seluruh angkutan komoditas di dalam negeri. Namun begitu, masih terdapat peluang yang bisa dioptimalkan dalam kegiatan angkutan ekspor impor.
"INSA akan terus berupaya menjalin sinergi dan berkerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadapi setiap kendala dalam rangka menciptakan iklim usaha yang kondusif dan lebih berdaya saing," ujar Carmelita yang dikutip, Jumat (11/8/2023).
Program beyond cabotage menjadi salah satu fokus DPP INSA dan sejumlah stakeholder, yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi ekonomi tanah air sekaligus mendorong pelayaran merah putih dapat berkancah di pelayaran internasional.
Untuk itu, pembenahan mesti dilakukan yang mengarah kepada peningkatan daya saing pelayaran nasional. Di antaranya dengan mendorong bunga bank lebih kompetitif dengan tenor panjang.
Selain itu, Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang dikenakan pada jenis kapal FSO/FPS/FPU/FPSO/FSRU juga menjadi perhatian DPP INSA. Tingginya beban pajak dapat menjadi hambatan bagi pertumbuhan pelayaran nasional.
DPP INSA akan terus berupaya bersama para pemangku kepentingan untuk mengusahakan kebijakan yang lebih mendukung dan memberdayakan industri pelayaran nasional.
Di kesempatan ini, Carmelita juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh stakeholder, baik dari pemerintah, asosiasi, akademisi, media dan masyarakat yang telah ikut menjaga eksistensi INSA dan mendukung kemajuan pelayaran Indonesia.
Sementara, dalam perayaan ulang tahun ke-56, DPP INSA menggelar beberapa rangkaian acara yang dimulai dengan Golf Tournament kemudian dilanjutkan dengan gala dinner pada Kamis (10/08/2023), serta acara fun bike dan fun walk yang digelar pada Minggu (27/08/2023).
Baca Juga: Masih Jadi Pusat Fashion yang Diserbu Masyarakat, Ini Inovasi Pusat Grosir Metro Tanah Abang
"Turnamen golf dan gala dinner ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan pertemuan yang hangat, menguatkan kolaborasi di antara para pemangku kepentingan industri pelayaran," kata Wakil Ketua Umum V INSA Buddy Rakhmadi.
Sejak didirikan pada 1967, DPP INSA telah melewati perjuangan dalam mendorong kemajuan sektor pelayaran dalam negeri. Tidak hanya menjadi momentum reflektif, perayaan ini juga menjadi momentum untuk menjawab tantangan masa depan dengan terus berinovasi bagi perkembangan industri pelayaran Indonesia.
Sejumlah capaian telah ditorehkan DPP INSA. Salah satu prestasi INSA, di antaranya berperan penting dalam menjaga ketahanan energi dengan mengerahkan armada kapal anggota INSA untuk mengangkut batubara ke PLTU PLN yang sempat alami krisis pasokan pada 2022 lalu.
Capaian lainnya, INSA konsisten ikut menjaga kedaulatan negara sekaligus menjaga kondusifitas iklim usaha di industri pelayaran nasional, dengan menjadi garda terdepan dalam mengawal asas cabotage.
Sejauh ini, DPP INSA aktif terlibat mengembangkan teknologi terkini kapal, efisiensi operasional kapal, dan aktif memberikan masukan terhadap kebijakan di sektor pelayaran.
"Perjalanan INSA yang telah ditulis dengan tinta emas prestasi merupakan buah dari dedikasi seluruh pengurus, dan hasil dari sinergi bersama seluruh anggota serta stakeholdet terkait," pungkas Buddy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air