Suara.com - Sukarelawan Gerakan Desa untuk (Gardu) Ganjar jaringan Jawara Banten ikut berkontribusi menyelamatkan petani dari gagal panen karena cuaca ekstrem yang belakangan melanda beberapa daerah di Banten.
Gardu Ganjar kali ini memberikan bantuan mesin pompa air kepada para petani di Desa Buyut Mekar, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten. Dengan adanya mesin pompa itu, lingkungan persawahan di desa tersebut tetap terjaga dan teraliri air dengan baik.
Koordinator Gardu Ganjar Jaringan Jawara Banten Agus Suparman mengatakan mesin pompa air ini diberikan untuk mengairi sawah milik warga yang mengalami kekeringan agar terhindar dari gagal panen.
"Karena puluhan hektare sawah di desa ini mengalami kekeringan, kami berinisiatif sebagai relawan memberikan bantuan ini agar bisa bermanfat bagi masyarakat Desa Buyut Mekar," tuturnya ditulis Senin (14/8/2023).
Agus menjelaskan pemberian dua unit mesin pompa ini bertujuan mengantisipasi cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi. Menurut dia, mesin pompa air ini dapat mengaliri air dari sungai ke puluhan hektare sawah petani di desa tersebut.
"Ada dua unit mesin pompa air. Bagi petani, bantuan ini sangat bermanfaat sekali karena sudah beberapa bulan di sini mengalami kekeringan. Mata pencaharian mereka kan bertani. Jadi, mereka membutuhkan ini untuk mengaliri air ke sawah-sawah mereka," ucapnya.
Selain mengatasi kekeringan, Agus berharap mesin pompa ini membantu meningkatkan produksi pertanian dengan ketersediaan air yang cukup.
"Harapannya, petani bisa memaksimalkan bantuan dari kami, memelihara dan menjaga mesin ini agar terus bermanfaat bagi mereka," ungkapnya.
Agus juga terinspirasi dari sosok bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo yang berfokus terhadap kesejahteraan petani melalui program-program yang telah dijalankannya di Jawa Tengah.
Baca Juga: Petani di Sipirok Tapsel Dapat Bantuan Ribuan Bibit Kopi dan Belasan Ton Pupuk
"Kami menilai sosok Pak Ganjar sangat antusias terhadap masyarakat di bawah. Apalagi ke petani, Pak Ganjar selalu mengedepankan kepentingan masyarakat kecil," ujarnya.
Bantuan ini juga merupakan cerminan bahwa Ganjar hadir untuk semua masyarakat. Diharapkan, hasil padi di wilayah itu meningkat sehingga rakyat makin sejahtera.
Sukarelawan Gardu Ganjar bersama para petani di Kabupaten Lebak, Banten, turut mendoakan dan mendukung Ganjar Pranowo menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029.
Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Buyut Mekar Ahmad Gozali bersyukur atas bantuan mesin pompa air yang diberikan kepada petani di desa tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada relawan Pak Ganjar ini yang memberikan mesin pompa air yang jelas nyata sudah kami coba untuk mengairi sawah yang terlihat sangat kekeringan," tuturnya.
Ahmad berharap, dengan bantuan tersebut, puluhan hektare sawah milik warga tidak kekeringan. Dia juga berharap produksi padinya bisa terus meningkat.
"Ke depan, kami berharap tidak terjadi kekeringan lagi. Kami juga ingin sebagai petani, dari sisi panen bisa lebih meningkat karena dari sisi kebutuhan air sudah teraliri," katanya.
Ahmad dan para petani lainnya di Kabupaten Lebak juga berharap Gerakan Relawan Ganjar Pranowo ini terus memperhatikan para petani dengan program-program yang lebih bermanfaat.
"Semoga Pak Ganjar lewat relawannya selalu terjun ke lapangan. Ini sangat luar biasa, melihat lokasi seperti ini. Adanya di perkampungan, perjalanan lumayan jauh dan jalannya cukup ekstrem," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga
-
IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara
-
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
-
Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara
-
Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas
-
Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina