Suara.com - Ketum PKB, Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, mengungkapkan bahwa ada biaya politik sekitar Rp40 miliar yang diperlukan jika seseorang ingin menjadi calon legislatif di DPR RI.
Dalam acara pidato kebudayaan di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Cak Imin membicarakan tentang biaya politik atau ongkos politik yang harus dikeluarkan untuk mencapai kursi di gedung Senayan. Dia mengakui bahwa para aktivis yang ingin menjadi anggota legislatif tetapi biayanya sangat besar.
"Saudara-saudara saya yang mencalonkan diri tiga atau empat kali, kami kira bagi orang-orang dari Nahdlatul Ulama akan sangat sulit untuk menjadi anggota DPR di DKI Jakarta. Biayanya sekitar Rp40 miliar," ungkap Cak Imin dalam rekaman video yang diunggah di saluran YouTube NU Channel.
Ia menambahkan, meskipun ada calon legislatif dengan dana lebih rendah, menurut pengamatannya, mereka yang memiliki modal antara Rp20 miliar hingga Rp25 miliar tidak mampu untuk mencapai kursi di Senayan. Hanya mereka yang memiliki biaya sekitar Rp40 miliar yang bisa memperoleh kursi di gedung tersebut.
Para peserta dalam perlombaan untuk menjadi anggota DPR mengeluarkan dana untuk "souvenir" yang dianggap bisa menarik perhatian masyarakat. Menurut Cak Imin, souvenir tidak hanya sebatas kaos atau kerudung, tetapi juga termasuk barang seperti kulkas.
Ucapannya tersebut lantas memicu perdebatan di media sosial Twitter. Beberapa warganet menganggap, modal jumbo tersebut adalah hal normal bagi orang yang ingin berkarir di Senayan. Namun, sebagian besar mengkritik hal ini dan menganggapnya sebagai modal untuk balik modal.
"Kalo gini, bukannya banyak yang mikir gimana caranya balik modal dulu dibanding mikirin rakyat?" komentar salah seorang warganet.
"Pantes engga heran jadi mereka yg ke senayan mikirnya gimana cara sejahterakan rakyat bangung negara jadi mikirnya gimana uang kembali modal ke kantong," tulis akun @Fer*****oera.
"Duit segitu bisa buat modal usaha. Bisa lebih kaya dari DPR gak sih?" sahut lainnya.
"Makanya jangan pilih caleg yang bagi-bagi duit maupun sembako karena mereka pasti ingin balik modal," kata akun @oe***id.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menyoroti persaingan politik yang menurutnya semakin sulit diprediksi. "Persaingan dalam politik selama beberapa pemilihan umum terakhir menunjukkan bahwa persaingan yang mencari segala cara, terjadi dengan sangat terang-terangan," katanya.
Cak Imin juga mendukung pernyataan Ketua Umum PBNU periode 2010-2021, Said Aqil Siroj, mengenai politik uang. Dia menyatakan bahwa hanya orang kaya yang bisa meraih kekuasaan dan berhasil dalam persaingan pemilihan umum.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga bercanda bahwa saat ini dia berada dalam "peringkat bawah," tidak diizinkan untuk bicara. Meskipun ada banyak program podcast, ia hanya menerima undangan dari Kaesang Pangarep untuk menjadi tamu dalam podcastnya, "Podkaesang Depan Pintu".
"Jika konteksnya terus memanas dan berlebihan, itu yang bisa berbahaya, oleh karena itu banyak yang tidak dapat saya hadiri," jelasnya.
Berita Terkait
-
Soal Caleg Wajib Keluarkan Ongkos Politik Rp 40 Miliar, MUI: Iklim Politik Tanah Air Sudah Rusak
-
Waketum MUI Geleng-geleng Dengar Cak Imin Bilang Ongkos Politik Caleg Senayan Capai Rp 40 M
-
Koalisi Gemuk Parpol Pendukung Prabowo, Nyaris Separuh Kursi Parlemen
-
Duet Krisdayanti dan Mulan Jameela Tuai Perdebatan, Warganet Singgung Soal Pelakor
-
Dukungan Golkar dan PAN pada Prabowo Terkesan Terburu-buru, Analis: Jangan-jangan Ada Kekuatan Besar yang Bikin Luluh
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian
-
Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?
-
Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak
-
Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara dan Nikel Jika Harga Naik
-
APINDO Minta Pemerintah Pikir Ulang Aturan Soal Industri Rokok Terbaru
-
Lobi-lobi Iran, Bahlil Akui Tak Gampang Keluarkan 2 Kapal RI dari Selat Hormuz
-
Pemerintah Pastikan WFH ASN Segera Jalan Bulan Ini, Tunggu Pengumuman Resmi
-
BKI Jajaki Kerja Sama Global, Dorong Industri Maritim RI Naik Kelas
-
IHSG Tersungkur Lagi Mendekati Level 6.900
-
Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak