Suara.com - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) emiten milik Grup Harita mencatatkan penurunan laba bersih pada enam bulan pertama tahun 2023 ini.
Mengutip laporan keuangan CITA yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (31/8/2023) tercatat meraup laba bersih Rp205,4 miliar atau anjlok 52,4 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai Rp431,5 miliar.
Kondisi ini membuat laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melorot ke level Rp52 per lembar, sedangkan akhir Juni 2022 berada di level Rp109 per helai.
Jika dirunut, penjualan bersih turun 28,9 persen secara tahunan menjadi Rp1,879 triliun pada akhir Juni 2023. Pasalnya, penjualan ke pihak ketiga yakni Pengtai International Trading Pte Ltd merosot 80,5 persen menjadi Rp131,03 miliar. Bahkan penjualan kepada pihak ketiga, Renhe Resources Ltd menukik 98,7 persen sisa Rp2,9 miliar.
Terlebih, emiten tambang alumunium ini pada semester 1 2023 kehilangan lima pembeli pihak ketiga. Padahal semester I 2022 lima pembeli itu menyumbang Rp557 miliar. Senada penjualan ke pihak berelasi yakni Glencore International AG menyusut 31,3 persen menjadi Rp324,07 miliar. Hanya penjualan ke PT Well Harvest Winning Alumina Refinery naik 83,8 persen menjadi Rp1,421 triliun.
Walau beban pokok penjualan dapat ditekan sedalam 16,7 persen secara tahunan menjadi Rp1,336 triliun pada akhir Juni 2023. Tapi laba kotor tetap anjlok 47,7 persen sisa Rp543,08 miliar.
Sementara itu, jumlah kewajiban bertambah 19,8 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp1,117 triliun pada akhir Juni 2023. Pada sisi lain, total ekuitas meningkat 2,05 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp4,369 triliun pada akhir Juni 2023.
Patut dicermati, arus kas digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp21,533 miliar. Pasalnya, kas yang diperoleh dari operasi hanya Rp85,6 miliar. Tapi pembayaran pajak mencapai Rp124,61 miliar.
Baca Juga: 3 Zodiak yang Punya Motivasi Besar untuk Mencapai Cita-Cita, Ada Kamu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat