Suara.com - Relawan Sandiaga Uno terus berupaya meningkatkan komitmennya ke penjuru daerah, khususnya di Kota Semarang dalam mengembangkan potensi UMKM. Salah satunya lewat pendampingan bagi ratusan pelaku usaha untuk go digital hingga sertifikat halal.
Dalam hal ini relawan Sahabat Sandi Uno mengadakan Workshop Kewirausahaan mengenai digital marketing sebagai agar UMKM di Semarang dapat naik kelas dan membantu perizinan usaha.
Pasalnya, para pengusaha tidak perlu takut lagi untuk membuka bisnis baru, karena harus direpotkan dengan perizinan yang berbelit-belit.
Perwakilan UMKM Sahabat Sandi Uno Kota Semarang, Esti Ginting, mengatakan program pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha dalam membantu memproses perizinan bisnisnya.
Ia pun menerangkan UMKM saat ini sudah banyak melakukan pemasaran secara digital untuk menangkap jaringan konsumen yang semakin luas.
"Kita menerima masukan dari UMKM di Semarang mengeluhkan untuk perizinan itu harus menunggu kouta, dalam hal ini kita memberikan perizinan langsung didaftarkan secara gratis. Untuk digital marketing UMKM sudah mulai menggunakannya, karena pelaku ekonomi kreatif membutuhkan pemasaran yang dilakukan berupa online," kata Esti ditulis Sabtu (2/9/2023).
Adapun tata cara UMKM melakukan izin usaha, pertama NIB bisa diakses Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dari pemerintah, kedua makanan kering lewat Izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), dan ketiga makanan olahan dapat melalui perizinan BPOM.
Melalui Workshop Kewirausahaan ini, relawan Sahabat Sandi Uno melajukan fokus Sandiaga dalam mewujudkan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru melalui pertumbuhan UMKM.
Esti menjelaskan para peserta yang hadir kali ini ada yang belum memiliki usaha, sehingga tujuannya dapat meningkatkan minat dalam berwirausaha.
Baca Juga: Warga Bali Antusias Sambut Layanan Klinik KI Bergerak
"Pak Sandi sangat mendukung kami selama ini untuk lebih maju, karena fokus tujuan utama dari beliau menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan. Jadi Pak Sandi terus berusaha mendukung pelaku UMKM membuka lapangan kerja melalui bertumbuhnya UMKM baru," terang Esti.
"Peserta kali ini hadir ada yang sudah mempunyai UMKM, tujuannya untuk meningkatkan omzet naik kelas. Ada juga belum memiliki UMKM sasarannya agar menumbuhkan lapangan kerja baru," sambungnya.
Setelah Workshop Kewirausahaan akan ada pendampingan usaha yang berlanjut dengan WhatsApp Grup untuk pelatihan lanjutan secara online sesuai kebutuhan pelaku UMKM.
Sementara itu, salah seorang peserta Workshop Kewirausahaan Wanda, (50), menyampaikan tanggapan positifnya terhadap UMKM Sahabat SandiUno dalam menuntaskan solusi permasalahan yang terjadi di UMKM.
Ia pun menuturkan adanya program tersebut dan arahan dari coaching clinic wirausaha sangat membantu, karena sebelumnya perizinan usaha tidaklah mudah.
"Program ini sangat membantu pelaku UMKM, sebelumnya untuk masalah perizinan memang susah. Kita harus mengerjakan sendiri bagi seorang ibu rumah tangga gaptek, dengan adanya UMKM Sahabat Sandi Uno dipermudah cara perizinannya dan pengisian datanya, apalagi dibantu dengan coaching clinic wirausaha memberikan penjelasan step by step," ujar Wanda.
Wanda berharap program ini dapat dilakukan secara berturut, sebab pelaku UMKM membutuhkan support untuk membangkitkan motivasi dalam berwirausaha.
"Kami berharap sering diadakan sebulan sekali, soalnya kalau sebulan sekali kita diingatkan terus bahwa UMKM ada sisinya drop, apa lagi penjualan kurang tidak ada pembelinya, dengan kaya gini kita dipacu lagi harus mempunyai target sendiri," imbuhnya.
Tak hanya Wanda, peserta lainnya mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga Uno telah membuka Workshop Kewirausahaan untuk UMKM tetap lebih maju.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%