Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa pada bulan Juli 2023, jumlah utang pinjol yang belum lunas di 2,72 juta akun warga Jakarta mencapai Rp11,36 triliun. Hal ini menjadikannya jumlah kedua terbesar setelah Jawa Barat yang mencapai Rp15,24 triliun.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI), Sunu Widyatmoko, menyatakan bahwa angka tersebut memiliki potensi untuk terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta, yang juga menandakan peningkatan daya beli masyarakat.
Dana yang berasal dari pinjol yang telah terdaftar di OJK dapat menjadi opsi bagi masyarakat yang membutuhkan dana dengan cepat, namun mengalami kesulitan untuk mengakses kredit dari lembaga perbankan.
"Orang-orang yang bekerja di sektor informal akan sulit mengajukan dana kepada perbankan. Untuk kegiatan usaha juga, mereka tidak bisa pinjam uang dari bank tanpa jaminan," kata Sunu, dikutip via Antara pada Minggu (17/9/2023).
Sama seperti di tingkat nasional, sekitar 60 persen dari total pinjol yang diberikan digunakan oleh peminjam untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, sedangkan hanya 40 persen yang digunakan untuk kebutuhan produktif.
Sambil terus meningkatkan penyaluran pendanaan, pelaku industri juga berupaya agar kredit macet pinjol, yang diukur dengan tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90), dapat terus dijaga di bawah batas maksimal yang ditetapkan OJK sebesar 5 persen.
Di Jakarta sendiri, tingkat wanprestasi 90 hari pinjol per Juli 2023 masih tergolong aman, yakni sebesar 3,10 persen.
Direktur Pengawasan Fintech OJK, Tris Yuliana, menyebut bahwa aplikasi fintech peer to peer lending sebenarnya juga dapat menjadi wadah berinvestasi bagi masyarakat dengan menjadi lender atau penyedia dana.
OJK mencatat bahwa di Jakarta, sekitar 7,93 juta akun di aplikasi finteh yang terdaftar oleh OJK telah menjadi penyalur pinjaman, dengan jumlah dana yang disalurkan mencapai Rp13,34 triliun.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Malam Ini, Museum Nasional Indonesia Kebakaran
Berita Terkait
-
Apakah Sabtu Minggu Ada Ganjil Genap? Cek Jadwal Lengkapnya di Sini
-
Prediksi Persik Kediri vs Persija Jakarta di BRI Liga 1: Head to Head, Skor dan Link Live Streaming
-
Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta - Bandung
-
Thomas Doll Akui Laga Kontra Persik akan Sulit untuk Persija
-
BREAKING NEWS! Malam Ini, Museum Nasional Indonesia Kebakaran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025