Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Mak Ganjar tidak ada henti-hentinya melakukan kegiatan bermanfaat dan positif kepada masyarakat luas di Indonesia.
Kekinian, sukarelawan Mak Ganjar membagikan bibit cabai rawit sekaligus media tanam untuk warga yang berada di Jalan Parak Jambu Indah II, RT 05/RW 09, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Padang, Ulfa Yulida mengatakan bantuan bibit cabai rawit itu sebagai solusi untuk masyarakat sekitar menghadapi harga pangan yang tinggi.
"Pembagian bibit cabai rawit ini untuk mengantisipasi kenaikan harga. Karena itu kami mengajak warga agar bisa melakukan penanaman untuk kebutuhan dapur mereka," ujar Ulfa ditulis Minggu (17/9/2023).
Selain pembagian bibit cabai rawit, para peserta juga mengikuti pelatihan cara menanam dan merawat cabai agar bisa membudidayakan dengan baik.
Menurut dia, kegiatan yang dilakukan oleh Mak-Mak pendukung Ganjar Pranowo tersebut mendapatkan sambutan positif dari warga.
Hal itu terlihat dari banyak peserta yang menghadiri pelatihan tersebut.
"Warga sangat antusias, kami juga mengadakan pelatihan dan mendatangkan ahli untuk menjelaskan bagaimana merawat, program ini juga telah kita gencarkan di sebagian daerah," tutur Ulfa.
Dalam pelatihan tersebut, Ulfa tidak lupa memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024 dari Partai PDIP kepada masyarakat yang menghadiri acara tersebut.
Baca Juga: ID FOOD Terus Dorong Pendistribusian Minyak Goreng untuk Jaga Pasokan dan Harga
Selain itu, relawan Mak Ganjar juga membagikan bingkisan kepada puluhan masyarakat tersebut.
Nurul, salah satu warga mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan program ini.
Dengan adanya pelatihan mereka bisa membudidayakan cabai rawit itu sehingga bisa mengurangi biaya pengeluaran saat berbelanja di pasar.
"Sangat senang dengan pengarahannya, jadi kami bisa memahami cara tanam cabai dan menambah ilmu, bikin kita emak-emak produktif walau di rumah," kata Nurul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
Terkini
-
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
-
File APK Berkedok Undangan Kuras Rekening di Batang, Pakar: Nasabah Harus Lebih Awas
-
Viral Alumni LPDP Tolak Anak WNI, Purbaya: 20 Tahun Lagi Dia Nyesel!
-
Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Cara Tukar Uang Baru di PINTAR BI untuk THR Lebaran 2026, Ini Ketentuannya
-
Laporan Keuangan Bank Mandiri (BMRI) Awal Tahun 2026, Nilai Aset Naik Drastis
-
Dilema Minyak Mentah: Tensi AS-Iran Mereda, Namun Tarif Trump Menekan Harga