Suara.com - Pameran Refrigerasi dan HVAC Indonesia, sebagai pameran terbesar dalam industri pemanas, tata udara, pendingin udara, dan efisiensi energi kembali hadir. Pameran ini merupakan ajang yang sangat dinanti-nantikan pada tahun 2023 bagi pelaku bisnis.
Diselenggarakan oleh PT Pelita Promo Internusa, RHVAC Indonesia tahun ini menjanjikan pameran terobosan teknologi mutakhir dan solusi berkelanjutan, yang mempertemukan para pemimpin industri, inovator, dan profesional.
Pameran RHVAC Indonesia 2023 akan berlangsung dari tanggal 20-22 September 2023 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta dimana para peserta akan mengeksplorasi kemajuan terbaru, bertukar pengetahuan, dan berkolaborasi dalam membentuk masa depan HVACR.
Dengan tema "Berinovasi untuk Keberlanjutan", acara ini dirancang untuk mengendalikan masalah lingkungan dan meningkatkan praktik berkelanjutan dalam sektor HVACR.
Pameran kali ini akan menampilkan lebih dari 250 perusahaan yang berasal dari 16 negara, yaitu Indonesia, Cina, Taiwan, Singapura, Korea Selatan, Malaysia, India, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, Italia, Inggris, Jerman, Belanda, Vietnam, Thailand.
Perusahaan yang hadir merupakan perusahaan terkemuka di industri HVACR, seperti GREE, GEA, Bitzer, Mayekawa, Snowman Mandiri Indonesia, Carel Asia Ltd, Yantaimoon, EBM-Paspt, Officine Mario Dorin S.PA, Dalian Bingshan Group, dan masih banyak lagi. Para peserta pameran dapat menjelajahi sistem efisiensi energi HVAC, solusi pendinginan inovatif, dan teknologi kualitas udara mutakhir.
Untuk melengkapi pameran ini, tahun ini RHVAC Indonesia juga akan diselenggarakan bersama dengan Pameran ICBT Indonesia sebagai perluasan baru dari Pameran RHVAC Indonesia, yang akan didedikasikan untuk berfokus pada solusi manajemen fasilitas dan teknologi bangunan berkelanjutan.
Selain memamerkan aneka teknologi terbaru di sektor HVACR, pameran ini juga memiliki program konferensi dan presentasi produk yang menarik, mencakup topik-topik seperti teknologi & efisiensi energi, sistem HVAC ramah lingkungan, dan peningkatan kualitas udara dalam ruangan.
"Kami sangat senang mempersembahkan RHVAC Indonesia 2023, yang berfokus pada inovasi dan keberlanjutan dalam industri HVACR. Acara ini merupakan langkah penting untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan mempromosikan praktik-praktik yang bertanggung jawab dalam industri pemanas, tata udara, pendingin udara, dan efisiensi energi. Kami mengundang semua pemangku kepentingan industri untuk bergabung dengan kami dalam perjalanan transformatif ini," ujar Ferdian Lo, Senior Project Manager RHVAC Indonesia 2023 ditulis Kamis (21/9/2023).
Baca Juga: IESR dan Ford Foundation Menyerukan Pemusatan Keadilan dalam Kemitraan Transisi Energi
Pameran ini akan dimulai dengan pembukaan oleh Konferensi dari ASHRAE Indonesia Chapter dengan topik Dekarbonisasi Sektor Bangunan Gedung di Indonesia, sebagai langkah penting untuk memitigasi perubahan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Bangunan merupakan sumber konsumsi energi dan emisi karbon yang signifikan karena pemanasan, pendinginan, pencahayaan, dan kegiatan intensif energi lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional