Suara.com - Dalam rangka meningkatkan layanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial and Trading (SH C&T) Regional Jawa Bagian Barat (JBB) mengadakan pelatihan bagi seluruh pengawas dan operator SPBU COCO (Company Own Company Operate) atau SPBU yang dikelola langsung oleh PT Pertamina Retail di seluruh wilayah Sales Area Jakarta, Bogor dan Depok (SA JABODE) di kantor Pertamina Patra Niaga Regional JBB Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat.
Pelatihan yang diberikan kepada pengawas dan operator seluruh SPBU COCO di wilayah JABODE meliputi beberapa aspek, yaitu aspek standar pelayanan, aspek keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja serta aturan terkait penyaluran BBM di SPBU.
Pelatihan ini, dihadiri oleh Pjs. Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga RJBB, Fanda Chrismianto dan Sales Area Manager Retail JABODE, Sadli Ario Priambodo yang memberikan sambutan dan penyematan tanda Pengawas Handal SPBU kepada 80 orang peserta pelatihan.
Fanda Chrismianto mengatakan dengan adanya pelatihan ini, dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan operator SPBU dalam memberikan pelayanan penjualan BBM yang lebih baik kepada konsumen serta dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan manajerial bagi pengawas SPBU COCO Pertamina di wilayah JABODE.
“Kami berharap, apa yang dipelajari oleh pengawas dan operator SPBU di pelatihan ini, dapat langsung dipraktekan di tempat kerjanya masing – masing dan menjadi contoh yang baik bagi rekan – rekan kerja lainnya,” ujar Fanda ditulis Sabtu (30/9/2023).
Dalam kesempatan yang sama, Sadli Ario Priambodo mengatakan pengawas dan operator SPBU COCO Pertamina tidak hanya diberikan pelatihan mengenai standar pelayanan SPBU, keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja tapi juga diberikan pengetahuan mengenai regulasi penyaluran BBM dan pelanggaran hukum dalam pendistribusian BBM di SPBU.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini, dapat meningkatkan pemahaman pengawas dan operator mengenai keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja sehingga dapat mengurangi insiden yang terjadi di SPBU diakibatkan oleh faktor manusia”, ungkap Sadli.
Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Joevan Yudha Achmad menerangkan bahwa para peserta pelatihan mendapatkan materi bagaimana berkomunikasi dan memberikan pelayanan yang terbaik dengan menjadi Operator Idaman yang ramah, sigap dan melayani kebutuhan BBM pelanggan.
“Dengan adanya peningkatan pelayanan, dapat membuat pelanggan semakin merasa nyaman dan aman bertransaksi di SPBU Pertamina serta menjadi loyal menggunakan seluruh produk – produk berkualitas dari Pertamina,” ujar Joevan.
Baca Juga: Ini Cara Baru Patungan Isi Bensin dengan MyPertamina
“Harapannya, kegiatan pelatihan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya dan dilakukan di seluruh Sales Area di wilayah Regional Jawa Bagian Barat, sehingga seluruh operator dan pengawas SPBU Pertamina mendapatkan pengetahuan yang memadai untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan terhadap seluruh produk – produk Pertamina,” tutup Joevan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif