Suara.com - TikTok Shop sudah resmi ditutup di Indonesia mulai hari ini, 4 Oktober 2023 pukul 17.00 WIB. Selain Indonesia, ternyata ada banyak negara yang melarang TikTok Shop.
Penutupan TikTok Shop merupakan bentuk upaya pemerintah Indonesia melindungi UMKM. Aturan ini telah dituangkan dalam revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 50 Tahun 2023 yang diterbitkan pada 26 September 2023.
Berdasarkan peraturan tersebut, TikTok Shop tidak lagi diizinkan untuk melakukan transaksi jual beli, melainkan hanya diperbolehkan untuk promosi barang dan jasa saja melalui platform.
Kehadiran TikTok Shop disinyalir menjadi penyebab matinya UMKM Indonesia. Pasalnya, TikTok Shop menerapkan predatory price yang menghancurkan harga pasaran UMKM.
Saat Suara.com mencoba mengakses TikTok Shop pukul 17.50 WIB, muncul notifikasi 'Ada sesuatu yang salah. Ketuk untuk mencoba lagi'. Setelah dicoba berkali-kali, laman TikTok Shop tidak muncul.
Ternyata, Indonesia merupakan negara ke-17 yang mengeluarkan kebijakan melarang TikTok Shop beroperasi. Selain Indonesia, ada berbagai negara dari Amerika hingga Eropa melarang TikTok Shop.
Negara yang Melarang TikTok Shop
Disarikan dari berbagai sumber, berikut ini daftar lengkap negara yang melarang TikTok Shop.
- Australia
- Belgia
- Afganistan
- Denmark
- Kanada
- Uni Eropa
- India
- Prancis
- Selandia Baru
- Belanda
- Taiwan
- Norwegia
- Pakistan
- Amerika Serikat
- Inggris
- Latvia
- Indonesia
TikTok Shop Minta Maaf
Baca Juga: Tiktok Shop Resmi Ditutup, Denise Chariesta Bingung Gimana Mau Bayar Gaji Karyawan
TikTok mengumumkan resmi menutup TikTok Shop Indonesia sejak kemarin. Pihaknya juga telah mengirimkan email permintaan maaf kepada para penjual atau seller yang membuka lapak di TikTok Shop.
"Melalui pesan ini, kami memahami kekhawatiran Anda," tulis TikTok Shop.
TikTok mengaku menghormati dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang ditetapkan di Indonesia.
"Oleh karena itu, kami tidak akan memfasilitasi e-commerce di TikTok Shop Indonesia mulai tanggal 4 Oktober 2023 pukul 17.00 WIB," lanjutnya.
TikTok mengaku akan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan terhadap pemenuhan pesanan, baik yang sudah atau sedang berlangsung.
Tak hanya itu, TikTok juga sedang menyiapkan formulasi penyesuaian produk yang inovatif untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Berita Terkait
-
Buntut Protes TikTok Shop Ditutup, Richard Lee Disemprot Habis-habisan
-
Pengelola GBK Gruduk Hotel Sultan, Minta Pontjo Sutowo Angkat Kaki Hari Ini
-
Denise Chariesta Kritik Pemerintah Gara-gara Tiktok Shop Ditutup: Gak Bisa Nerima Perkembangan Zaman
-
Setelah Tutup, Pemerintah Minta TikTok Tetap Bolehkan Seller Promosi Produk
-
TikTok Shop Resmi Ditutup Sore Ini, Instagram Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Diserbu: Banyak yang Jadi Pengangguran?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong