Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Amran Sulaiman menjadi Menteri Pertanian (Mentan). Jabatan ini merupakan kali kedua Amran sebagai Mentan, setelah menduduki posisi itu pada periode 2014-2019.
Amran menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri imbas kasus korupsi yang menderanya.
Terlepas dari hal itu, pria asal Bone, Sulawesi Selatan ini ternyata memiliki harta kekayaan yang lumayan banyak.
Terakhir kali, lulusan Universitas Hasanudin ini melaporkan harta kekayaannya di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2019 silam dengan total mencapai Rp 279,58 miliar.
Secara rinci total harta kekayaan Amran berupa tanah dan bangunan yang senilai Rp 42,24 miliar. Terdapat tiga tanah dan bangunan milik Amran Sulaiman di Makassar, serta 10 tanah yang berada di Goa.
Selanjutnya, harta kekayaan Amran juga berupa kendaraan yang totalnya senilai Rp 3,42 miliar.
Adapun, koleksi kendaraan Amran diantaranya mobil Hummer Jeep tahun 2009, Toyota Camry Sedan tahun 2005, Toyota Fortuner Jeep tahun 2006, dan Toyota Kijang Innova Minibus tahun 2005.
Kemudian, Amran memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 281,73 juta. Dia juga tercatat memiliki harta yang besar di surat berharga dengan nilai mencapai Rp 205,53 miliar.
Lalu, Amran tercatat memiliki harta lainnya sebesar Rp 38 juta. Serta memiliki utang sebesar Rp 293,73 juta. Dengan rincian itu, maka harta kekayaan Amran sebesar Rp 279,58 miliar.
Baca Juga: Harta Amran Sulaiman yang Kini jadi Mentan Lagi, Tembus Ratusan Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK