Suara.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta PT PLN (Persero) untuk terus melakukan digitalisasi pelayanan terhadap konsumen. Kekinian, digitalisasi pelayanan sangat dibutuhkan konsumen, karena selain praktis pelayanan bisa dilakukan secara cepat.
"PLN harus terus menjadi garda terdepan dalam inovasi pelayanan," ujar Ketua Harian YLKI Tulus Abadi yang dikutip, Senin (30/10/2023).
Menurutnya, PLN sebagai operator ketenagalistrikan telah melakukan berbagai inovasi, terutama dalam bentuk digital untuk melayani pelanggan yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.
"Kami apresiasi kepada PLN yang terus memberikan layanan pelanggan dengan prima sehingga terwujud pelayanan yang andal bagi publik," imbuh dia.
Tulus menambahkan, PLN telah menjawab kebutuhan pelanggan dengan aplikasi New PLN Mobile yang telah dinikmati oleh hampir 45 juta pengguna ponsel pintar.
Aplikasi tersebut, menurut Tulus merupakan bukti nyata inovasi dan transformasi PLN yang terus berorientasi pada customer focused. Bahkan, digitalisasi yang dilakukan PLN dan subholding-nya ini juga membuat seluruh proses bisnis lebih sederhana, cepat, terintegrasi dan dapat dimonitor serta dikontrol secara langsung atau real time.
Diketahui, pada aplikasi one-stop solution itu pelanggan bisa pasang baru, tambah daya, pembayaran listrik, pembelian token, pengaduan, EV digital services, hingga marketplace.
"Dengan demikian, PLN makin dekat dengan pelanggannya," pungkas Tulus.
Baca Juga: PLN Indonesia Power Kerahkan Personel Hingga Peralatan Untuk Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Apakah Halal Investasi Aset Kripto? Begini Kata Fatwa Muhammadiyah
-
KB Bank Rombak Komisaris dan Direksi, Ini Susunan Barunya
-
Pelanggan Berbayar iQIYI di Indonesia Naik 5 Kali Lipat Berkat C-Drama dan Konten Lokal
-
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
-
IHSG Masih Jeblok ke Level 7.338 pada Pembukaan Jumat
-
Kinerja BBRI di Tengah Kabar Dividen, Berapa Target Harga Sahamnya?
-
LPS Siapkan 2 Skenario Penjamin Polis Asuransi
-
Harga Emas di Pegadaian Anjlok Drastis Hari Ini, Cek Rinciannya
-
Permata Bank Raup Laba Rp3,6 Triliun, Segini Bocoran Dividen
-
Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200