Suara.com - Emiten perbankan terus menunjukkan kinerja positif di pasar saham dalam masa pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Buktinya ketujuh bank berikut mencatatkan laba terbesar sepanjang 2022. Beberapa di antaranya merupakan bank pelat merah yang juga menjadi angin segar bagi perekonomian nasional. Berikut adalah tujuh bank dengan laba terbesar sepanjang 2022.
1. BRI
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022. Buktinya, bank pelat merah ini menjadi bank pemerintah yang mencatatkan laba terbesar. Angkanya menyentuh Rp51,5 triliun atau naik lebih dari 67 persen dari tahun sebelumnya. Meroketnya laba BRI ditopang oleh fungsi intermediasi perusahaan yang optimal serta strategi untuk menggalang dana murah. Di samping itu ada kualitas kredit yang terus terjaga dan pendapatan non-bunga yang melesat.
2. Mandiri
Bank pelat merah lain yang berhasil mencetak kinerja impresif tahun 2022 adalah Mandiri (BMRI) dengan laba Rp39 triliun. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan aset bersamaan dengan kenaikan protfolio kredit. Penopang laba lainnya adalah penyaluran kredit di sektor komersial.
3. BCA
Emiten BCA (BBCA) mencatatkan laba hingga Rp36 triliun pada akhir kuartal III – 2023. Bank milik Hartono bersaudara, taipan terkaya di Indonesia ini melambungkan laba berkat kredit usaha kecil dan menengah yang naik lebih dari 16 persen dalam yoy. Kenaikan juga terjadi pada kredit korporasi dan kredit komersial.
4. BNI
Kinerja memuaskan kembali dicatat oleh bank pelat merah BNI (BBNI) dengan laba bersih Rp15,75 triliun hingga kuartal III 2023. Pendapatan bank terus naik berkat naiknya pendapatan bunga bersih perusahaan hingga september 2023.
Baca Juga: BSI Terdekat di Malang, Ini Lokasinya
5. CIMB Niaga
Selanjutnya, CIMB Niaga juga bersaing ketat dalam pendapatan sektor perbankan tahun ini. Laba bersihnya mencapai Rp4,71 triliun per September 2023 tahun ini. Selain laba yang berasal dari bunga bersih, kenaikan pendapatan juga ditopang oleh pendapatan berbasis komisi atau fee-based income. Di samping itu, beban pemulihan aset keuangan juga turun.
6. BSI
BSI atau BRIS mencatatkan laba bersih Rp4,26 triliun atau naik 40 persen sepanjang 2022. Laba ini menjadi yang tertinggi sepanjang berdirinya BSI. Hal ini juga menunjukkan bahwa bank syariah mampu bersaing dengan bank konvensional.
7. Bank Mega
PT Bank Mega Tbk (MEGA) berhasil mencatatkan laba bersih Rp4,05 triliun sepanjang 2022. Jumlah ini naik 1,11% dari sebelumnya Rp4,01 triliun pada tahun 2021.
Berita Terkait
-
Sustainable Loan Capai Rp253 T, Bank Mandiri Makin Gaspol Terapkan ESG
-
Laba Telkom (TLKM) Tembus Rp19,4 Triliun, Naik 17,6% dalam Setahun
-
Kantongi Laba Rp7,45 Miliar, Emiten Periklanan Ini Gencar Lakukan Kerjasama
-
Waspada! Bank Indonesia Prediksi Banyak Uang Palsu Beredar Jelang Pemilu
-
BSI Terdekat di Malang, Ini Lokasinya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
BBRI Melemah Tipis, Analis Ungkap Target Harga Saham dan Rekomendasi
-
Citigroup: Pemangkasan Batu Bara Ancam Operasional Tambang dan Risiko Denda Kontrak