- Investor institusi mengakumulasi saham perbankan besar karena valuasi dinilai lebih rendah dari rata-rata historisnya.
- BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan BBRI memiliki potensi kenaikan harga saham tertinggi sekitar 22 persen.
- Fundamental BBRI dinilai tangguh didorong kredit mikro kuat dan NPL terkendali, mendukung proyeksi laba tumbuh.
Suara.com - Dinamika pasar modal pada awal pekan ini kembali menempatkan saham-saham perbankan raksasa (Big Banks) dalam radar utama para pemodal.
Meski gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih diwarnai fluktuasi, investor institusi terpantau mulai melakukan aksi beli bertahap pada saham perbankan berkapitalisasi pasar besar yang dinilai sudah memiliki harga "diskon" secara historis.
Pada pembukaan sesi kedua perdagangan Senin (2/2/2026), saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) diperdagangkan di kisaran harga Rp3.780, mengalami pelemahan tipis sebesar 0,5% dibandingkan harga pembukaan pasar.
Kondisi ini justru dinilai oleh para analis sebagai momentum emas untuk melakukan akumulasi aset.
Riset terbaru dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mengungkapkan fenomena menarik di mana valuasi bank-bank jumbo di Indonesia saat ini berada di bawah rata-rata jangka panjangnya.
Dalam analisis pasar, kondisi ini memicu potensi mean reversion atau kembalinya harga ke level wajarnya.
Jika harga saham perbankan ini kembali ke pola normalnya, maka terbuka ruang penguatan yang cukup lebar bagi para investor. Berdasarkan estimasi BRIDS, berikut adalah proyeksi kenaikan harga saham emiten perbankan utama:
Bank Rakyat Indonesia (BBRI): Memiliki potensi kenaikan tertinggi mencapai ±22% dengan target harga di kisaran Rp4.700-an.
Bank Central Asia (BBCA): Potensi penguatan sekitar ±16% menuju level Rp8.500-an.
Baca Juga: Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
Bank Negara Indonesia (BBNI): Ruang kenaikan sebesar ±14% dengan target di kisaran Rp5.200-an.
Bank Mandiri (BMRI): Estimasi penguatan sebesar ±13% ke arah Rp5.500-an.
Dari data di atas, BBRI muncul sebagai pilihan paling agresif secara risk-reward, menjadikannya instrumen favorit baik untuk strategi jangka menengah maupun perburuan dividen (dividend play).
Daya tarik BBRI tidak hanya terletak pada harganya yang murah, tetapi juga pada kinerja fundamentalnya yang tetap tangguh. Beberapa pendorong utama yang dicatat oleh pasar karena keunggulan struktural BBRI pada kredit mikro dan jaringan cabang yang luas memberikan perlindungan terhadap stabilitas pendapatan.
Selain itu, rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terkendali dengan margin bunga bersih (NIM) yang stabil di tengah dinamika suku bunga.
Secara proyeksi konsensus, laba BBRI dan bank-bank besar diperkirakan tetap bertumbuh di kisaran 7–10% pada tahun ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!
-
Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan
-
Daftar Promo Tiket Whoosh Selama Mudik Lebaran, Diskon hingga Rp 100.000
-
Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti
-
Bukan Karena Kapal Rusak, Ini Biang Kerok Antrean Kendaraan di Bakauheni
-
Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?
-
Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi
-
Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara
-
Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026
-
10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik