Suara.com - Direktur Keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Sigit Prastowo dikabarkan telah melakukan aksi borong saham BMRI 191.300 helai di harga rata-rata Rp5.650 per lembar.
Untuk itu Sigit merogoh kocek sekitar Rp1.080 miliar untuk aksinya tersebut pada tanggal 31 Oktober 2023.
Manajemen mengatakan aksi itu sengaja dilakukan Sigit dengan tujuan investasi dan status kepemilikan saham langsung atas nama pribadinya. Kini, Sigit megenggam sekitar 6.305.100 lembar saham BMRI dengan persentase 0,0067555%, dari sebelumnya 6.113.800 lembar saham atau 0,0065505%.
"Saya yang bertandatangan di bawah ini Sigit Prastowo melaporkan bahwa telah melakukan pembelian saham perusahaan terbuka PT Bank Mandiri (Persero) Tbk," tulis pengumuman di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/11/2023).
Satu bulan yang lalu, Sigit juga telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 14 Agustus dan 15 Agustus 2023.
Kala itu Sigit membeli sebanyak 389.400 lembar saham BMRI dan sebanyak 340.300 lembar saham di harga Rp5.825-Rp5.875 per saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Outlook Stabil, AM Best Soroti Kinerja dan Permodalan Kuat
-
Dasco Hadang Impor 105 Ribu Mobil India, Pengamat: Selamatkan Buruh Otomotif dari PHK
-
Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah
-
Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun
-
Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD
-
Bos Agrinas Pangan Pastikan Belum Ada Keputusan Tunda Impor Pikap dari India