Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mewujudkan kedaulatan air melalui pembangunan bendungan. Pembangunan bendungan merupakan salah satu infrastruktur yang dimasukkan ke dalam proyek strategis nasional (PSN) oleh Pemerintah.
Hingga kini, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus mempercepat penyelesaian pembangunan bendungan di seluruh Indonesia. Tercatat, dalam kurun waktu 8 tahun terakhir, KementeriaN PUPR telah berhasil menyelesaikan pembangunan 38 bendungan dan 23 bendungan dalam tahap penyelesaian hingga 2025.
Bendungan berfungsi tidak sekadar sebagai bangunan penampung air, lebih dari itu bendungan memiliki banyak fungsi lainnya antara lain sebagai bangunan konservasi air, penyedia air baku, irigasi persawahan, pembangkit listrik, pengendali banjir, hingga pariwisata.
Pertama, bendungan bermanfaat sebagai konservasi air dengan menahan air lebih lama di darat sebelum mengalir kembali ke laut sehingga memberikan waktu untuk meresap dan memberikan kontribusi terhadap pengisian kembali air tanah. Kedua, sebagai penyedia bahan baku air minum baik daerah perkotaan hingga pedesaan sehingga akses air bersih dapat tetap terjaga. Ketiga, irigasi persawahan terutama pada musim kemarau dimana air yang tertampung dimanfaatkan untuk irigasi lahan pertanian.
Manfaat yang keempat yaitu sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dari 187 bendungan yang telah terbangun pada tahun 2015, 23 bendungan digunakan sebagai PLTA dengan total kapasitas 507.264 MW. Bendungan tersebut antara lain Bendungan Batutegi (28 MW), Jatiluhur (150 MW), dan Bili-Bili (20,1 MW). Sedangkan dari 61 bendungan yang dibangun pada tahun 2015 hingga 2024, terdapat 43 bendungan yang berpotensi memiliki tenaga listrik dengan total kapasitas 258,16 MW, antara lain Bendungan Way Sekampung (5,40 MW), Jatigede (110 MW) dan Leuwikeris (20 MW).
Manfaat berikutnya dari bendungan ialah sebagai pengendali banjir. Bendungan dapat mengurangi risiko banjir yang dapat merusak ekosistem, mengancam keselamatan manusia, dan menyebabkan kerugian ekonomi yang besar.
Terakhir, bendungan juga berfungsi sebagai sarana pariwisata dan edukasi air yang dapat menumbuhkan dan mendorong perkembangan ekonomi lokal.
Ke depannya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap infrastruktur bendungan dapat terus memberikan dampak positif terhadap seluruh sektor kehidupan. Oleh karena itu Basuki berpesan agar kita semua dapat menjaga dan melestarikan bendungan yang telah dibangun.
"Agar bendungan bisa terus berfungsi untuk keberlanjutan sumber daya air bagi kesejahteraan masyarakat," terangnya.
Bendungan yang Telah Diresmikan 2015-2023
1. Bendungan Rajui (Aceh)
2. Bendungan Jatigede (Jawa Barat)
3. Bendungan Bajulmati (Jawa Timur)
4. Bendungan Nipah (Jawa Timur)
Berita Terkait
-
Buat Infrastruktur yang Berkualitas, PUPR Terus Dorong Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa
-
Kementerian PUPR Selesaikan Renovasi Lapangan Pertandingan dan Lapangan Latihan Piala Dunia U-17 2023
-
HHD-HKD 2023, Menteri PUPR Beri Penghargaan pada Pemda yang Komitmen Tingkatkan Permukiman untuk Tumbuhkan Ekonomi Lokal
-
Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR Nangis 'Kangen' Dipeluk Ganjar, Pendidikan dan Kekayaan Bikin Heran
-
Trending, Ekspresi Menteri Basuki Saat Bertemu Ganjar Pranowo Disorot
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global