Suara.com - Para nelayan yang ada Dusun Bojongsalawe, Desa Karang Jaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya bisa menikmati panen ratusan kilogram ikan mujair di kolam hasil pembudidayaan.
Hasil kerja keras para nelayan untuk membesarkan bibit ikan mujair sudah membuahkan hasil. Hal itu bisa dirasakan setelah para nelayan mendapat bantuan berupa 5.000 bibit ikan mujair dari sukarelawan Nelayan Balad Ganjar pada bulan Juni 2023 lalu.
Selain bibit ikan, para pendukung Ganjar Pranowo ini juga memberikan pakan ikan, membangun kolam pembibitan, serta fasilitas saung untuk kelompok pelaut kecil.
“Alhamdulillah hasilnya bagus, ini juga hasil kerja para relawan dan nelayan yang kami bina di sini, bisa menghasilkan seperti ini. Mudah-mudahan bermanfaat,” ujar Koordinator Relawan Nelayan Balad Ganjar Pangandaran, Wakir Muhajidin ditulis Senin (13/11/2023).
Wakir menuturkan program pemberian 5.000 bibit ikan mujair yang dilakukan oleh Nelayan Balad Ganjar memang difokuskan bagi para pelaut di wilayah Pangandaran.
Terlebih, kondisi para nelayan di wilayah Pangandaran tidak selalu mengalami masa panen ikan. Dengan bantuan ini, diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian mereka.
“Tujuannya memberikan (program) seperti ini karena di awal untuk antisipasi kalo para nelayan tidak panen karena lagi panceklik. Salah satu alternatif menambah perekonomian mereka,” tutur Wakir.
Sementara, Ketua Relawan Nelayan Balad Ganjar Bojongsalawe, Sudin merasa senang lantaran bibit yang diberikan oleh pihaknya bisa dikelola secara baik oleh para nelayan di Dusun Bojongsalawe, Desa Karang Jaladri.
“Perasannya senang sekali teman-teman saya bisa panen ikan mujair sekarang,” ungkap Sudin.
Baca Juga: Jadi Peluang Bisnis, GMC Gelar Pelatihan Kelola Tempat Pemancingan Ikan
Tak lupa Sudin pun mengucapkan terima kasih kepada nelayan lantaran tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan oleh Nelayan Balad Ganjar untuk membesarkan bibit ikan mujair.
“Saya berterima kasih sekali kepada teman-teman (nelayan) yang telah mengelola ikan mujair itu,” ungkap Sudin.
Saat mengambil panen ikan mujair, puluhan nelayan turun langsung ke kolam dan menangkap secara langsung dengan menggunakan jaring. Setidak ikan mujair yang terjaring mencapai 100 kilogram.
Setelah ditangkap, ratusan kilogram hasil panen kemudian ditimbang oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Wanita Nelayan Sadulur Ganjar.
Ikan mujair hasil panen oleh para nelayan, langsung dibeli oleh pembeli. Hasil penjualan dari ikan-ikan mujair ini diberikan kepada para nelayan yang ikut andil mengembangkan sejak dari bibit.
Lantaran berhasil, sukarelawan Balad Ganjar kembali memberikan pakan untuk ikan mujair kepada para nelayan yang ada di Bojongsalawe.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50
-
Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?
-
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
-
MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini