Suara.com - Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) menggelar kegiatan pelatihan budi daya ikan lele bagi masyarakat di Dusun Bengkel Barat, Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Koordinator Wilayah GMC NTB, Muhammad Arifi mengatakan pelatihan diberikan sebagai bentuk kepedulian GMC kepada masyarakat untuk menambah penghasilan.
“Karena berhubung di sini lokasinya mendukung, maka kami memberikan edukasi bagaimana cara budi daya ikan lele. Yang nantinya hasil budi daya bisa dijual atau diolah,” ujar Arifi, ditulis Senin (13/11/2023).
Arifi menyebut kegiatan kali ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat khususnya pemuda. Sebab, GMC menghadirkan pemateri yang profesional dalam bidangnya.
“Kami mengundang pemateri profesional yang memang paham tentang budi daya ikan lele. Alhamdulillah antusiasnya luar biasa, karena memang menurut mereka menarik dan dibutuhkan kegiatan seperti ini,” ungkapnya.
Sementara, salah satu peserta Muhammad Rifqi mengaku mendapat banyak ilmu dari kegiatan kali ini. Mulai dari cara memilih bibit ikan hingga perawatan selama budi daya ikan lele.
“Banyak yang didapat, bagaimana cara proses pelepasan ikan ke kolam, kemudian pakan, dan sebagainya,” kata Rifqi.
Dia pun berharap kegiatan pembinaan terhadap budi daya ikan lele terus berlanjut hingga proses panen dan pemasaran.
“Kami berharap GMC bisa bersama-sama membimbing kami dalam pengembangan hingga nanti proses pemasaran,” pungkasnya.
Baca Juga: Tumbuhkan Ekonomi dari Sektor Ternak, Srikandi Ganjar Sumsel Berikan Materi Budi Daya Ikan Lele
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Dirut Bursa Kripto CFX: Volume Kripto Offshore 2,5 Kali Lebih Besar dari Dalam Negeri
-
CFX Perkecil Biaya Transaksi Demi Dongkrak Daya Saing Pasar Kripto RI
-
Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Melemah Lawan Dolar AS
-
OJK dan Polisi Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas, Ini yang Dicari
-
Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800
-
Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum
-
Alasan Revisi Outlook Negatif Ekonomi Indonesia dari Fitch Ratings
-
Wacana Pelarangan Total Rokok Elektronik
-
3 Alasan yang Buat IHSG Ambruk Hari Ini
-
Ekspor Beras ke Arab Saudi Berisiko Terganggu Akibat Perang AS dan Israel vs Iran