Suara.com - Indonesian National Shipowners Association (INSA) ikut dalam pertemuan federasi pengusaha kapal pelayaran dunia atau Federation of ASEAN Shipowners’ Association (FASA). Pertemuan ini diadakan di Brunei Darussalam pada 22-23 November 2023.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai topik krusial seputar industri pelayaran regional dibahas secara komperhensif seperti, keamanan maritim di perairan Asia, dekarbonisasi/ zero emmision, serta digitalisasi kegiatan maritim dan pelayaran di masing-masing negara ASEAN.
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan, pertemuan ini merupakan agenda penting bagi INSA untuk menjalin komunikasi, bertukar pandangan dan gagasan terkait pelayaran di kawasan ASEAN.
Dalam forum ini, DPP INSA memberikan pandangan tentang pentingnya kerja sama regional dalam menghadapi tantangan dan peluang industri pelayaran di ASEAN yang cukup dinamis.
"Kami meyakini, pertemuan ini menjadi pintu munculnya inovasi industri pelayaran, karena acara ini sebagai ajang komunikasi dan sharing best practice di antara anggota FASA terkait pelayaran di negara masing-masing," ujar Carmelita yang dikutip, Jumat (24/11/2023).
Pada sesi akhir, pimpinan dan anggota rapat sepakat menetapkan Ketua Umum DPP INSA untuk menjabat sebagai Chairman FASA periode 2024 hingga 2026.
Oleh karenanya, terhitung awal Januari 2024 Carmelita Hartoto akan mulai aktif memimpin organisasi FASA, yang nantinya rapat-rapat pada umumnya akan dilakukan di Indonesia.
"INSA berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan para negara ASEAN khususnya anggota FASA, dan semoga kepercayaan ini dapat membawa dunia pelayaran Indonesia semakin diakui internasional," kata Carmelita.
Sementara, Sekretaris Umum DPP INSA Budhi Halim mengatakan, pertemuan ini mencerminkan komitmen INSA untuk memberikan kontribusi positif bagi pelayaran di kawasan ASEAN.
DPP INSA sebagai anggota FASA, berperan proaktif dan turut serta dalam menggagas langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan industri pelayaran di tingkat regional ASEAN.
"Kita juga berharap, peran aktif DPP INSA pada pertemuan The 59th FASA Executive Committee Meeting semakin membuat Indonesia kian berperan dalam pelayaran regional ASEAN," pungkas Budhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM